kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

KKP menargetkan produksi ikan nila pada 2011 naik 36,26%


Rabu, 12 Januari 2011 / 20:00 WIB


Reporter: Veri Nurhansyah Tragistina | Editor: Rizki Caturini

BANDUNG. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan produksi ikan nila tahun ini sebanyak 639.300 ton. Jumlah ini naik sekitar 36,26% dari tahun 2010 yang sebanyak 469.173 ton.

Menurut Ketut Sugama, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, ikan nila merupakan komoditas yang bisa diserap oleh pasar domestik maupun ekspor sekaligus. "Sehingga inilah yang membuat kami menargetkan produksi nilai naik cukup besar," tutur Ketut, di Bandung, Rabu (12/1).

KKP telah menyusun program untuk mencapai terget ini. Contohnya, pengadaan bibit unggul. Selama ini, Indonesia sebenarnya sudah memiliki banyak bibit unggul nila baik untuk jenis base, wanayasa dan larasati. Namun, selama ini pengadaan kurang efisien terutama dalam proses alokasi penyebaran di daerah-daerah.

Victor Nikijuluw, Sekretaris Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) KKP, bilang berdasarkan data Sensus Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) konsumsi nila terbesar berada di daerah Jawa yaitu sekitar 20 kilogram/per kapita.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×