kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Konsumsi BBM subsidi masih stabil


Jumat, 09 Maret 2012 / 00:38 WIB
Konsumsi BBM subsidi masih stabil
ILUSTRASI. Suasana salah satu pusat perbelanjaan. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj.


Reporter: Petrus Dabu | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Konsumsi Bahan Bakar Minyak bersubsidi pada Januari dan Februari 2012 ini masih terbilang stabil. Data terbaru yang dirilis Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengungkapkan total konsumsi BBM bersubsidi pada Februari 2012 adalah 3,41 juta KL.

Sedangkan pada Januari lalu yang jumlah harinya lebih banyak dua hari dibandingkan Februari, total konsumsi BBM bersubsidi mencapai 3,53 juta KL. “Konsumsi pada Februari dibandingkan Januari masih stabil,” ujar Anggota Komite BPH Migas, Ibrahim Hasyim kepada wartawan di Jakarta, Kamis (8/3).

Ibrahim mengakui meski stabil, tetapi tingkat konsumsi BBM bersubsidi pada Februari ini sedikit melebihi kuota. Tahun ini, kuota konsumsi BBM bersubsidi sebesar 37,5 juta KL dan cadangan sebesar 2,5 juta KL. Sehingga, rata-rata konsumsi bulanan adalah 3,3 juta KL.”Kalau melihat kuota bulanan sedikit melebihi,” ujar Ibrahim.

Ada pun rincian konsumsi BBM bersubsidi per jenis bahan bakar adalah:

Premium : 2.125.196 KL

Kerosene : 103.160 KL

Solar : 1.184.687 KL

TOTAL : 3.413.043 KL

Konsumsi Januari :

Premium : 2.222.871 KL

Kerosene : 106.318 KL

Solar : 1.208.609 KL

TOTAL : 3.537.798 KL

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×