kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Konsumsi mie instan bisa capai 16 miliar bungkus


Senin, 31 Juli 2017 / 19:15 WIB


Reporter: Siti Maghfirah | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Asosiasi Roti, Biskuit, dan Mie (Asrobim) memperkirakan, permintaan konsumsi mie instan akan mencapai 16 miliar bungkus tahun ini. Angka ini lebih tinggi 7% dibanding pencapaian tahun lalu yang sebanyak 15 miliar bungkus.

Optimisme ini bukan tanpa dasar. Ketua Asrobim, Sribugo Suratmo mengatakan, penjualan mie instan sampai pertengahan tahun sudah mendekati 50% dari target. Perolehan ini menurutnya akan berlangsung baik hingga semester II.

"Karena saat ini bahan baku sudah aman. Beberapa minggu yang lalu kan sempat terhambat karena kelangkaan garam, sekarang sudah bisa impor jadi produksi sudah berjalan normal kembali," ujarnya saat dihubungi KONTAN, Senin (31/7).

Sribugo Suratmo yang juga merupakan Direktur Komunikasi PT Mayora Indah Tbk mengaku, perusahaan mengeluarkan produk baru untuk mie flavour. Namun ia enggan membeberkan mengenai detailnya.

"Nanti peluncurannya baru di bulan Agustus," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×