kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Konsumsi semen domestik turun 0,2% di Januari


Rabu, 12 Februari 2014 / 13:45 WIB
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Konsumsi semen domestik rupanya tak terlalu menggembirakan awal tahun ini. Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia, konsumsi semen domestik di Januari 2014 turun 0,2% ke posisi 4,63 juta ton. Padahal di Januari 2013, konsumsi semen domestik ada di angka 4,64 juta ton.

Pulau Jawa memegang kontribusi terbesar, yakni 54,85% dengan konsumsi 2,54 juta ton. Namun, konsumsinya di Januari lalu turun 2% dari sebelumnya 2,6 juta ton. Provinsi Jawa Barat mencatat kenaikan sebesar 7,9% dari posisi 655.042 ton menjadi 706.800 ton.

Sedangkan, Provinsi Banten merosot paling dalam hingga 22,2%, dari 300.383 ton di Januari 2013 menjadi ke posisi 233.769 ton di Januari 2014.

Kemudian, Pulau Sumatera menjadi konsumen semen terbesar kedua dengan porsi 22,03%. Meski begitu, konsumsinya turun tipis sebesar 1% dari 1,03 juta ton menjadi 1,02 juta ton.

Konsumsi semen di Nusa Tenggara dan Maluku serta Papua pun serentak mengalami penurunan. Di Nusa Tenggara, konsumsi semen turun 5,2% dari 270.774 ton jadi 256.794 ton. Lalu Maluku dan Papua jatuh 19,1% dari 109.321 ton ke posisi 88.450 ton.

Untungnya, konsumsi semen di Kalimantan dan Sulawesi menunjukkan pertumbuhan positif. Di Kalimantan, konsumsi semen tumbuh 7,2% dari 349.559 ton menjadi 374.557 ton. Lalu, konsumsi di Sulawesi mampu naik 21,5% dari 286.775 ton ke posisi 348.548 ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×