kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Kuartal III-2019, realisasi target laba bersih Darmi Bersaudara (KAYU) sudah 87,72%


Selasa, 10 Desember 2019 / 22:11 WIB
Kuartal III-2019, realisasi target laba bersih Darmi Bersaudara (KAYU) sudah 87,72%
ILUSTRASI. PT Darmi Bersaudara Tbk - Perusahaan bergerak di sektor perdagangan umum dengan berbagai produk termasuk kayu olahan sebagai komoditinya. Berkantor pusat di Surabaya Jawa Timur dengan area produksi dan pengolahan kayu yang disewa berlokasi di Gresik Jawa

Reporter: Muhammad Julian | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Darmi Bersaudara Tbk menunjukkan kinerja yang prima di sembilan bulan pertama tahun 2019.

Menilik laporan keuangan perseroan di kuartal III 2019, emiten yang memiliki kode saham KAYU ini mencatatkan pertumbuhan penjualan bersih sekitar 7,26% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 27,50 miliar. Sebelumnya, penjualan bersih perseroan hanya mencapai Rp 25,56 miliar di periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Ini dua perempuan yang masuk daftar 50 orang paling tajir Indonesia

Sebanyak 80,26% dari total penjualan bersih di sembilan bulan pertama berasal dari penjualan ekspor produk-produk kayu setengah jadi (semi-furnished) dengan nilai sebesar Rp 22,08 miliar atau setara dengan. Sementara itu, sekitar 19,74% penjualan bersih di sembilan bulan pertama 2019 berasal dari penjualan kayu log di tingkat domestik.

Pada saat yang bersamaan, beban pokok penjualan tercatat mengalami penurunan sebesar 3,95% secara yoy dari yang semula Rp 21,88 miliar di kuartal III 2018 menjadi Rp 21,01 miliar di kuartal III 2019. 

Alhasil, pertumbuhan dari sisi laba sudah bisa terlihat pada sisi laba kotor perseroan yang tercatat sebesar Rp 6,49 miliar di sembilan bulan pertama 2019. Angka ini lebih besar sekitar 76,54% dibanding laba kotor pada periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 3,67 miliar.

Baca Juga: Masih Ada 33 Hajatan IPO di Akhir Tahun Ini, Begini Saran Analis

Di sisi lain, penurunan juga terjadi pada pos-pos beban lainnya. Beban penjualan misalnya, tercatat mengalami penurunan sekitar 14,30% yoy dari yang semula Rp 1,09 miliar di kuartal III 2018 menjadi Rp 936,90 juta di kuartal III 2019. 




TERBARU

Close [X]
×