kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kuota impor beras ditambah, KTNA khawatir harga gabah melorot


Rabu, 29 Agustus 2018 / 22:23 WIB
ILUSTRASI. Petani merawat padi


Reporter: Annisa Maulida | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menambah kuota impor beras untuk Perum Bulog sebanyak 1 juta ton berlaku hingga September nanti. Impor beras ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi kekurangan beras selama musim kering tahun ini.

Namun, Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Winarno Tohir menghawatirkan tambahan kuota impor beras tersebut dapat berdampak pada harga gabah petani.

"Harga gabah saat ini mengalami penurunan sekitar Rp 4.700 per kilogram (kg) yang sebelumnya sekitar Rp 5.500 per kg," ujar Winarno kepada Kontan.co.id, Rabu (29/8).

Winarno mengungkapkan, persediaan gabah untuk panen kedua ini sekitar 15 juta ton dan sebelumnya sudah panen pada 80 juta hektare.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×