kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Kuota impor beras ditambah, KTNA khawatir harga gabah melorot


Rabu, 29 Agustus 2018 / 22:23 WIB
ILUSTRASI. Petani merawat padi


Reporter: Annisa Maulida | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menambah kuota impor beras untuk Perum Bulog sebanyak 1 juta ton berlaku hingga September nanti. Impor beras ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi kekurangan beras selama musim kering tahun ini.

Namun, Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Winarno Tohir menghawatirkan tambahan kuota impor beras tersebut dapat berdampak pada harga gabah petani.

"Harga gabah saat ini mengalami penurunan sekitar Rp 4.700 per kilogram (kg) yang sebelumnya sekitar Rp 5.500 per kg," ujar Winarno kepada Kontan.co.id, Rabu (29/8).

Winarno mengungkapkan, persediaan gabah untuk panen kedua ini sekitar 15 juta ton dan sebelumnya sudah panen pada 80 juta hektare.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×