kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.491   109,00   0,67%
  • IDX 7.771   -180,81   -2,27%
  • KOMPAS100 1.082   -24,22   -2,19%
  • LQ45 794   -17,88   -2,20%
  • ISSI 263   -5,59   -2,08%
  • IDX30 412   -9,22   -2,19%
  • IDXHIDIV20 479   -9,02   -1,85%
  • IDX80 119   -3,01   -2,46%
  • IDXV30 129   -3,65   -2,76%
  • IDXQ30 133   -2,74   -2,01%

Laba Garudafood (GOOD) Terkerek 18,79% pada Semester I/2023, Ini Pendorongnya


Rabu, 09 Agustus 2023 / 14:52 WIB
Laba Garudafood (GOOD) Terkerek 18,79% pada Semester I/2023, Ini Pendorongnya
ILUSTRASI. Penjualan GOOD: Dari kiri: Direktur PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) Paulus Tedjosutikno, DirekturRobert Chandrakelana Adjie, Direktur Utama Hardianto Atmadja, Komisaris Dorodjatun Kuntjoro-Jakti Komisaris, Komisaris Hartono Atmadja dan Komisaris Fitra Dewata Teramihardja saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di Jakarta, Jum'at (14/04/2023).


Reporter: Vina Elvira | Editor: Noverius Laoli

“Manajemen optimistis semester II-2023 akan mencapai pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan semester 1-2023 dengan tetap meningkatkan pencapaian existing product serta product expansion,” tambahnya. 

Paulus mengatakan, pihaknya juga melihat adanya peluang dari perilaku kebiasaan berbelanja masyarakat yang mulai berbelanja langsung di toko, pun tidak meninggalkan sepenuhnya belanja digital untuk memenuhi ragam produk dan ekspektasi konsumen yang mudah berubah. 

“Sehingga kami fokus pada pengembangan pasar domestik dan penguatan saluran distribusi serta keunggulan komparatif, sehingga Garudafood dapat mencapai kinerja bisnis yang terus bertumbuh hingga penghujung 2023,” tandasnya. 

Baca Juga: Ini Alasan Garudafood (GOOD) Yakin Raih Kinerja Positif Hingga Akhir 2023

Per akhir Juni 2023 laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih GOOD tercatat sebesar Rp 214,79 miliar. Angka ini naik 18,79% dari semula Rp 180,81 miliar per akhir Juni 2022. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×