kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.878.000   -40.000   -1,37%
  • USD/IDR 16.901   42,00   0,25%
  • IDX 8.292   79,86   0,97%
  • KOMPAS100 1.168   10,19   0,88%
  • LQ45 837   7,56   0,91%
  • ISSI 297   1,99   0,67%
  • IDX30 437   5,24   1,21%
  • IDXHIDIV20 523   6,86   1,33%
  • IDX80 130   0,83   0,64%
  • IDXV30 143   0,86   0,60%
  • IDXQ30 141   1,61   1,16%

SRC Gelar Pesta Retail 2026 di Yogyakarta, Tegaskan Komitmen Pemberdayaan UMKM


Rabu, 18 Februari 2026 / 14:06 WIB
SRC Gelar Pesta Retail 2026 di Yogyakarta, Tegaskan Komitmen Pemberdayaan UMKM
ILUSTRASI. Direktur PT HM Sampoerna Tbk., Elvira Lianita (DOK/PT HM Sampoerna Tbk)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebagai wujud komitmen dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, Sampoerna Retail Community (SRC) kembali menggelar Pesta Retail 2026 di Prambanan, Yogyakarta, pada 11 Februari 2026, setelah sebelumnya diselenggarakan di Lido, Jawa Barat, pada 26 Januari 2026.

Acara ini menjadi bentuk apresiasi kepada 7.000 toko SRC terpilih yang hadir sebagai perwakilan dari lebih dari 250.000 anggota SRC di seluruh Indonesia.

Mereka dinilai berkontribusi nyata dalam modernisasi toko kelontong, menjaga ketahanan perdagangan dalam negeri di tingkat ritel, serta menggerakkan perekonomian masyarakat.

Kegiatan di Yogyakarta turut dihadiri oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X, Direktur Bina Usaha Perdagangan Kemendag Septo Soepriyatno, serta mitra strategis SRC.

Baca Juga: Chery C5 CSH Resmi Mengaspal Serentak di 8 Kota di Indonesia, Ini Rincian Harganya

UMKM sebagai Fondasi Ekonomi Daerah

Sri Sultan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi fundamental dalam struktur perekonomian daerah.

“Bagi Daerah Istimewa Yogyakarta, UMKM bukan sekadar sektor ekonomi, melainkan fondasi kehidupan masyarakat. Toko kelontong dan warung adalah simpul distribusi kebutuhan sehari-hari yang menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga sekaligus menciptakan lapangan kerja di tingkat kampung dan desa,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran SRC dalam memberikan pendampingan, pelatihan manajemen usaha, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan jejaring antarperitel.

“SRC bukan sekadar komunitas, tetapi ekosistem pembelajaran dan pemberdayaan,” katanya, seraya menyampaikan apresiasi kepada PT HM Sampoerna Tbk. atas komitmen hampir dua dekade membangun inisiatif tersebut.

Baca Juga: Strategi J&T Express Hadapi Lonjakan Pengiriman Selama Ramadan 2026

Peran Strategis Ritel Tradisional

Direktur Bina Usaha Perdagangan Kemendag Septo Soepriyatno menyebut, warung dan toko kelontong mencakup lebih dari 98% ekosistem ritel di Indonesia.

“Dalam 2–3 tahun terakhir, pelaku ritel modern sangat tergerus oleh aktivitas toko kelontong. Kami melihat pertumbuhan yang benar-benar dirasakan oleh Sahabat SRC di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Ia berharap SRC dapat terus berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi kebutuhan pokok berjalan merata dan terjangkau.

Baca Juga: Daftar Penjualan LSUV di Indonesia pada Januari 2026, Siapa Jawaranya?

Dampak Nyata bagi UMKM

Direktur PT HM Sampoerna Tbk., Elvira Lianita menegaskan bahwa pengembangan UMKM toko kelontong merupakan komitmen jangka panjang perusahaan melalui SRC.

Pendampingan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan kapasitas usaha, pengelolaan toko, hingga literasi digital melalui aplikasi AYO by SRC.

“Hingga kini, lebih dari 250.000 toko kelontong tergabung dalam ekosistem SRC, didukung lebih dari 6.300 Mitra SRC dan sekitar 10.000 Paguyuban SRC di seluruh Indonesia,” ujarnya melalui keterangan yang diterima Rabu (18/2/2026).

Berdasarkan riset Kompas Gramedia (KG) 2023, setelah bergabung dengan SRC: Rata-rata omzet toko meningkat hingga 42%, sekitar 90% toko telah terdigitalisasi, 77% toko mengembangkan lini usaha tambahan, dan lebih dari 54% pemilik toko perempuan menjadi tulang punggung keluarga.

Di tingkat komunitas, inisiatif Pojok Lokal mencatat total nilai transaksi Rp5,65 triliun per tahun sebagai saluran distribusi produk UMKM setempat. Sebanyak 51% toko SRC juga berkontribusi dalam penyerapan tenaga kerja.

Baca Juga: SUN Energy Bidik Kawasan Industri, Tawarkan Solusi Energi Terintegrasi

Kolaborasi untuk Dampak Berkelanjutan

Memasuki usia ke-18 tahun, Pesta Retail 2026 menjadi momentum kolaborasi dan penguatan kapasitas toko kelontong agar tetap relevan dan adaptif terhadap perubahan.

“Kami percaya pertumbuhan ekonomi sejati lahir dari kolaborasi dan pemberdayaan pelaku usaha akar rumput. Pesta Retail 2026 bukan sekadar perayaan, tetapi wujud dedikasi kami mendukung UMKM Indonesia maju dan sejahtera,” tutup Elvira.

Selanjutnya: Aturan Outsourching dalam Revisi UU Tenaga Kerja, Apindo: Perlu Penataan Lebih Baik

Menarik Dibaca: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Kota Palangkaraya dan Sekitarnya, Lengkap Sebulan!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×