kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Laba TBS Energi Utama (TOBA) Meningkat 12,3% Jadi US$ 16,4 Juta pada Kuartal I-2024


Rabu, 08 Mei 2024 / 13:57 WIB
Laba TBS Energi Utama (TOBA) Meningkat 12,3% Jadi US$ 16,4 Juta pada Kuartal I-2024
ILUSTRASI. Selama tahun 2023, PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) mencatat peningkatan total aset sebesar USD 947,8 juta, naik 5,4%dari tahun sebelumnya. Sementara itu, Perseroan mencatat total pendapatan sebesar USD 501,3 juta atau mengalami perubahan 21,2% dari tahun sebelumnya. Laba TBS Energi Utama (TOBA) Meningkat 12,3% Jadi US$ 16,4 Juta pada Kuartal I-2024


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Noverius Laoli

Ia menegaskan bahwa TBS Energi Utama bertekad mengatasi tantangan global dengan menerapkan strategi diversifikasi yang berkelanjutan, termasuk investasi pada inisiatif hijau seperti pembangunan proyek PLTS Terapung Batam berkapasitas 46 MWp dan pengembangan motor listrik Electrum H5.

Adapun, anak perusahaan TOBA yang bergerak dalam sektor kendaraan listrik roda dua, Electrum, turut mencatat pencapaian signifikan dengan kehadiran 1.000 motor listrik di jalan dan penambahan 147 Stasiun Swap Baterai.

Direktur TBS Energi Utama, Juli Oktarina menambahkan bahwa strategi diversifikasi yang difokuskan sejak beberapa waktu belakangan semakin menunjukkan hasilnya dan ini memperkuat komitmen untuk mengembangkan bisnis yang berkelanjutan.

Baca Juga: TBS Energi Utama (TOBA) Teken Perjanjian Jual Beli Listrik PLTS dengan PLN

TOBA juga mencatat peningkatan efisiensi operasional yang signifikan, dengan peningkatan volume produksi dan penjualan batu bara sebesar 28,6%, serta pengurangan signifikan dalam Stripping Ratio, yang berkontribusi pada peningkatan profitabilitas di tengah kondisi pasar global yang fluktuatif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×