kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.736   51,00   0,29%
  • IDX 6.371   -228,56   -3,46%
  • KOMPAS100 843   -31,00   -3,55%
  • LQ45 635   -16,26   -2,50%
  • ISSI 228   -10,12   -4,25%
  • IDX30 361   -7,63   -2,07%
  • IDXHIDIV20 447   -8,36   -1,83%
  • IDX80 97   -3,13   -3,13%
  • IDXV30 125   -3,42   -2,67%
  • IDXQ30 117   -1,94   -1,63%

Lanjutkan Hilirisasi Nikel, Grup Harita Bakal Produksi Nikel Sulfat dan Kobalt Sulfat


Selasa, 11 April 2023 / 22:35 WIB


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Tendi Mahadi

Seperti diketahui, TBP menawarkan 7,99 miliar saham baru dengan  harga penawaran Rp 1.250 per lembar saham dalam penawaran umum perdana saham alias Initial Public Offering (IPO).

Senin lalu (10/4), TBP telah menuntaskan masa penawaran umum yang digelar 5 April - 10 April 2023. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam prospektus, TBP menggelar distribusi saham secara elektronik pada Selasa, 11 April 2023, lalu akan melakukan pencatatan efek di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 12 April 2023.

Prospek dampak ekonomi hilirisasi

Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede mengatakan, proses hilirisasi komoditas membawa manfaat. Dengan proses peningkatan nilai tambah, sebuah komoditas bakal menjadi lebih kuat dalam menghadapi fluktuasi harga global suatu komoditas.

“Kita sudah belajarlah dari CPO, batubara, kalau kita ekspor begitu saja kan nilainya pada saat komoditas lagi turun ekspor kita juga turun, jadi lebih fluktuatif. Tapi, kalau kita mengolahnya dengan nilai tambah lebih besar, dia tidak akan terpengaruh lagi dari harga internasionalnya,” ujarnya saat ditemui usai Ngobrol Asyik di Ternate, Senin malam (10/4).

Di sisi lain, Josua juga menilai bahwa hilirisasi nikel menurut bisa memacu pertumbuhan ekonomi dalam perspektif makro. Dalam hal ini, ia mencontohkan capaian kinerja pertumbuhan ekonomi Maluku Utara yang menurutnya berkorelasi dengan industri hilirisasi nikel di sana.

“Pertumbuhan ekonomi Maluku Utara pada tahun 2022 sebesar 23,4% adalah yang tertinggi di Indonesia dan menurut data itu didorong oleh industri hilirisasi nikel,” kata Josua.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×