kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.809.000   -16.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.257   16,00   0,09%
  • IDX 7.176   46,13   0,65%
  • KOMPAS100 972   5,15   0,53%
  • LQ45 693   2,40   0,35%
  • ISSI 260   1,20   0,46%
  • IDX30 382   -0,24   -0,06%
  • IDXHIDIV20 468   -3,68   -0,78%
  • IDX80 109   0,48   0,45%
  • IDXV30 137   -0,75   -0,55%
  • IDXQ30 122   -0,59   -0,48%

Lanjutkan Perjuangan Kartini, Yani Panigoro Sebut Posisi Pimpinan Medco 20% Perempuan


Senin, 27 April 2026 / 11:20 WIB
Diperbarui Senin, 27 April 2026 / 11:27 WIB
Lanjutkan Perjuangan Kartini, Yani Panigoro Sebut Posisi Pimpinan Medco 20% Perempuan
ILUSTRASI. Para kartini MedcoEnergi menggelar konser musik (DOK/Medco Energi)


Reporter: Azis Husaini | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA.  Sosok Kartini kini diterjemahkan sebagai perjuangan kaum perempuan untuk bisa berkiprah lebih luas dalam kehidupannya. Baik di rumah tangga maupun di perusahaan. Tidak terkecuali di MedcoEnergi yang sudah memiliki banyak perempuan di posisi puncak perusahaan. 

Yani Panigoro Komisaris Utama MedcoEnergi mengatakan, dirinya selama lebih dari tiga dekade di industri energi sebuah sektor yang secara historis didominasi oleh laki-laki.

Ia menegaskan bahwa ruang bagi perempuan di industri ini tidak terbuka karena belas kasihan atau kuota semata, melainkan karena kompetensi, keberanian, dan penolakan untuk tetap diam.

Semangat inilah yang kemudian ditanamkan di MedcoEnergi. Bagi Yani, Kartini modern adalah mereka yang mampu membuktikan kualitas profesionalnya di lapangan, baik itu di kilang minyak, kantor komersial, maupun proyek energi terbarukan.

"Lebih dari 20% posisi pemimpin MedcoEnergi diisi perempuan. Angka yang signifikan di industri yang secara global masih didominasi laki-laki," kata dia dalam Konser Keabadian Kartini bertajuk "Cita-cita, Harapan, Aspirasi" digelar di Soehanna Hall, The Energy Jakarta, Jumat (24/4), dihadiri perwakilan kementerian, SKK Migas, PLN, Pertamina, jajaran pimpinan MedcoEnergi, dan pimpinan media massa.

Kata dia, di balik angka itu ada sistem yang dibangun secara sadar: program women at work untuk pengembangan karier perempuan di jalur teknis maupun non-teknis, fasilitas daycare dan nursery room di kantor dan di lapangan operasi, serta program rumah pemberdayaan ibu dan anak di wilayah operasi.

Puti Permata, Vice President Operations Offshore Medco E&P yang turut tampil sebagai narator malam ini, telah menghabiskan hampir 22 tahun kariernya di industri energi.

Bagi Puti, semangat Kartini bukan tentang peringatan tahunan."Berdiri setara bukan soal gender. Itu soal ketangguhan dan integritas dan itu yang saya jalani setiap harinya," kata dia.

Yani menegaskan, kemajuan yang dibangun MedcoEnergi bukan untuk satu kelompok sebagaimana Kartini sendiri tidak pernah menulis hanya untuk perempuan, melainkan untuk siapa saja yang mau mendengar dan bergerak bersama.

Sebagai perusahaan energi swasta nasional terbesar di Indonesia, MedcoEnergi menempatkan inklusi bukan sebagai program tahunan, melainkan sebagai bagian dari cara perusahaan dijalankan setiap harinya karena membangun perusahaan yang kuat dan membangun bangsa yang maju dimulai dari hal yang sama memberi ruang yang setara bagi setiap orang untuk tumbuh dan berkontribusi.

"Warisan Kartini adalah setiap keputusan yang kita ambil dengan adil, setiap kesempatan yang kita berikan tanpa prasangka, setiap mimpi yang kita izinkan untuk tumbuh." ujar  dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×