Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Suryacipta Swadaya, anak usaha Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) mulai membangun Smartpolitan Building di kawasan industri Subang Smartpolitan, Jawa Barat. Gedung ini disiapkan sebagai pusat operasional kawasan sekaligus fasilitas pendukung bagi tenant yang beroperasi di kawasan tersebut.
Pembangunan Smartpolitan Building dilakukan di tengah meningkatnya aktivitas investasi dan ekspansi tenant, terutama dari sektor manufaktur yang mulai menuntut dukungan infrastruktur digital, efisiensi operasional, serta standar keberlanjutan yang lebih tinggi.
Presiden Direktur Suryacipta Swadaya Johannes Suriadjaja mengatakan, gedung tersebut tidak hanya akan berfungsi sebagai kantor pusat perusahaan, tetapi juga menjadi pusat kendali operasional kawasan dan fasilitas yang menghubungkan investor dengan berbagai layanan bisnis. “Gedung ini dipersiapkan bukan sekadar sebagai headquarter (kantor pusat), melainkan sebagai pusat kendali operasional kawasan dan simpul bisnis,” jelasnya dalam siaran pers, Kamis (11/6).
Smartpolitan Building akan dibangun tiga lantai di kawasan Smart Core Area yang menjadi pusat bisnis (CBD) Subang Smartpolitan. Selain kantor utama Suryacipta, gedung ini akan dilengkapi command centre terintegrasi dan fasilitas co-working space yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan investor, termasuk investor asing yang baru memulai operasinya di Indonesia.
Baca Juga: Suryacipta Optimistis Penjualan Lahan Industri 2026 Ditopang Investor Asing
Menurut Johannes, command centre akan digunakan untuk memantau berbagai aktivitas kawasan secara real time, termasuk pengelolaan utilitas berbasis teknologi Internet of Things (IoT). Sementara fasilitas co-working space diharapkan dapat menjadi sarana pendukung bagi investor pada tahap awal ekspansi dan pengurusan perizinan.
Chief Commercial Officer Suryacipta Abednego Purnomo menilai, kebutuhan terhadap fasilitas penunjang industri berteknologi tinggi dan ramah lingkungan terus meningkat. Karena itu, perusahaan menyiapkan infrastruktur yang mampu mendukung perkembangan industri tersebut.
Sebagai bagian dari penerapan prinsip keberlanjutan, operasional gedung nantinya akan didukung pemasangan panel surya di atap bangunan. Langkah ini sejalan dengan upaya kawasan dalam mengembangkan infrastruktur yang lebih efisien energi dan mendukung target pengurangan emisi di sektor industri.
Ke depan, area di sekitar Smartpolitan Building juga akan dikembangkan menjadi pusat komersial yang mencakup layanan perbankan, restoran, kafe hingga fasilitas pendidikan. Pengembangan tersebut ditujukan untuk melengkapi kebutuhan tenant dan tenaga kerja yang beraktivitas di kawasan.
Suryacipta juga mengandalkan posisi strategis kawasan yang terhubung dengan jaringan Jalan Tol Trans Jawa dan dekat dengan Pelabuhan Patimban. Konektivitas tersebut dinilai dapat membantu menekan biaya logistik dan meningkatkan efisiensi distribusi bagi para tenant.
Perusahaan menyebut pembangunan Smartpolitan Building menjadi bagian dari pengembangan Subang Smartpolitan sebagai kawasan industri dan kota mandiri yang mengintegrasikan fasilitas bisnis, teknologi digital, dan konsep keberlanjutan dalam satu ekosistem.
Baca Juga: Suryacipta Swadaya Kejar Penjualan Lahan 74 Hektar hingga Akhir 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













