kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.568   15,00   0,09%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Lelang GKR bikin harga makin mahal


Selasa, 19 Desember 2017 / 20:25 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaksanaan lelang Gula Kristal Rafinasi (GKR) akan membuat harga semakin tinggi.

"Lelang gula menambah biaya karena ada pihak ketiga," ujar Koordinator Forum Lintas Asosiasi Industri Pengguna Gula Rafinasi (FLAIPGR), Dwiatmoko Setiono, Selasa (19/12).

Sebelumnya kontrak pembelian GKR berada pada hubungan antara industri. Adanya pihak ketiga akan membuat harga semakin tinggi dan hal itu membuat daya saing menurun.

Dwi bilang sebelum ada lelang, harga GKR di Indonesia sudah termasuk yang tertinggi.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartati. Enny bilang pelaksanaan lelang akan menambah rantai disribusi.

"Rantai pasok terlalu panjang, kalau semakin panjang otomatis semakin mahal," terang Enny.

Adanya sistem lelang akan menambah perpanjangan rantai distribusi tersebut. Enny bilang hal itu akan membuat potensi biaya transaksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×