kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Libur Natal, Menhub larang maskapai naikkan tarif


Rabu, 18 Desember 2013 / 14:02 WIB
ILUSTRASI. Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 2 Agustus 2022, Cermati Biaya Perpanjang SIM


Sumber: Kompas.com | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pemerintah melarang maskapai penerbangan menaikkan tarif pesawat pada libur Natal dan tahun baru ini. Menteri Perhubungan (Menhub), E.E. Mangindaan meminta pengusaha angkutan udara bersabar, meski harga bahan bakar naik.

"Enggak boleh. Saya tidak kasih tarif naik dulu, meskipun itu sudah memaksa sekali, karena katanya avtur sudah naik, dan macam-macam," ujar Mangindaan, di Jakarta, Rabu (18/12/2013).

Ditemui usai rapat koordinasi, Mangindaan menegaskan kenaikan tarif harus berdasarkan keputusan menteri. Artinya, kalaupun ada maskapai yang menaikkan tarif, ia memastikan hanya untuk kelas bisnis ke atas. Itu pun, tak boleh melebihi batas atas.

"Kalau ada yang naikkan lewat dari itu, kena sanksi," ujarnya.

Ia mengatakan, dari sisi keterisian kursi (load factor), diperkirakan tak akan terjadi lonjakan signifikan di angkutan udara. Rata-rata load factor kata dia, sebesar 82 persen, baik untuk penerbangan domestik, maupun luar negeri.

"Jadi, sekali lagi saya minta sabar jangan menaikkan tarif dulu, karena rakyat mau naik transportasi kan kasihan kalau tidak terjangkau (harganya)," kata Mangindaan. (Estu Suryowati/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×