kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Lima Orang Terkaya Indonesia Ini Punya Kekayaan Fantastis


Senin, 04 Maret 2024 / 10:34 WIB
Lima Orang Terkaya Indonesia Ini Punya Kekayaan Fantastis
ILUSTRASI. Prajogo Pangestu - President Commissioner; Komisaris Utama; Presiden Komisaris PT Barito Pacific Tbk BRPT


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Lima orang terkaya Indonesia versi Forbes memiliki kekayaan fantastis. Mereka ini ada yang mewariskan kekayaan dari generasi sebelumnya kemudian dibesarkan, tapi ada juga yang dari hasil keringat sendiri yang kemudian berhasil menjadi besar.

Para pengusaha rokok, Hartono bersaudara, Prajogo Pangestu yang merupakan raja kayu, serta Low Tuck Kwong yang dikenal sebagai taipan batubara, termasuk dalam lima miliarder terkaya di Indonesia dengan total kekayaan bersih mencapai US$ 140 miliar.

1. Robert Budi & Michael Hartono, pemilik Grup Djarum

Kekayaan Robert Budi Hartono, 82 tahun, dan Michael Bambang Hartono, 84 tahun, berasal dari perusahaan rokok kretek milik ayah mereka, Djarum.

Dengan mengakuisisi Bank Central Asia, mereka memperluas kekayaan mereka, yang kini berasal dari sektor keuangan, serta mengembangkan mal online mereka, Blibli.

Baca Juga: Festival Pesona Bau Nyale 2024: Persembahkan Keindahan Budaya Sasak di The Mandalika

Kedua saudara ini memiliki total kekayaan bersih sekitar US$ 48 miliar.

2. Prajogo Pangestu, pendiri Barito Pacific Group

Prajogo Pangestu, 79 tahun, memulai bisnisnya dari kayu dengan Barito Pacific Timber, kemudian beralih ke sektor lain seperti petrokimia, energi terbarukan, dan tambang batu bara.

Menurut Forbes, kekayaan bersihnya diperkirakan mencapai US$ 41,3 miliar.

3. Low Tuck Kwong, pendiri Bayan Resources

Low Tuck Kwong, 75 tahun, dikenal sebagai raja batubara karena kekayaannya berasal dari perusahaan tambang batubara Banyan Resource.

Baca Juga: Target Defisit RAPBN 2025 Melebar Hingga 2,8%, Utang Diprediksi Bakal Menjadi Andalan

Selain itu, Kwong juga berinvestasi di berbagai perusahaan energi di Asia dan dunia.

Dengan kekayaan bersih US$ 27,4 miliar, Low menjadi tokoh utama di industri energi.

4. Keluarga Widjaja

Kekayaan keluarga Widjaja dibangun oleh Eka Tjipta Widjaja, pendiri Sinar Mas, konglomerat terkemuka di Indonesia.

Setelah kematiannya pada tahun 2019, keluarganya mewarisi kerajaan Sinar Mas yang mencakup berbagai industri seperti kertas, real estate, keuangan, kesehatan, agribisnis, dan telekomunikasi.

Total kekayaan bersih keluarga ini diperkirakan mencapai US$ 10,8 miliar.

5. Anthoni Salim, CEO Salim Group dan Indofood, beserta keluarganya

Anthoni Salim, 74 tahun, menjabat sebagai CEO Indofood, produsen makanan ternama dengan merek mie instan Indomie.

Baca Juga: Heboh! Aurel Hermansyah Kegirangan Ada Garansi Bebas Pengembalian di Shopee

Selain itu, ia juga CEO di Salim Group, konglomerat terbesar di Indonesia yang berinvestasi di berbagai sektor seperti makanan, ritel, perbankan, telekomunikasi, dan energi.

Bersama keluarganya, mereka memiliki kekayaan bersih sekitar US$ 10,3 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×