kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Lion Air belum jelaskan soal rencana pembatalan pembelian Boeing


Kamis, 13 Desember 2018 / 18:52 WIB
Lion Air belum jelaskan soal rencana pembatalan pembelian Boeing
ILUSTRASI. Pesawat Lion Air


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Mengutip pemberitaan sebelumnya, pemilik Lion Mentari Airlines Rusdi Kirana berencana membatalkan pembelian pesawat Boeing senilai US$ 22 miliar.

Catatan Kontan.co.id, Rusdi merasa pihaknya dikhianati karena respon pihak Boeing yang menyudutkan Lion Air atas kecelakaan Boeing 737 Max 8 nomor penerbangan JT-610 di kawasan perairan Karawang akhir Oktober lalu. “Saya merasa dikhianati,” katanya melalui telepon seperti dikutip dari Bloomberg (6/12).

Dalam perbincangan tersebut, Rusdi menyebut dirinya sedang menyiapkan dokumen pembatalan pembelian Boeing itu.

Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait enggan menanggapi hal tersebut. Menurutnya, sampai saat ini rencana Rusdi Kirana itu belum disampaikan langsung ke manajemen Lion Air. “Saya belum klarifikasi. Belum masuk (pembicaraan itu),” katanya saat dihubungi Kontan.co.id pada Kamis (13/12).

Lion adalah pembeli terbesar ketiga dari Boeing 737. Perusahaan akan mendapatkan tujuh pesawat tahun depan, dan 24 pesawat pada tahun 2020, serta 35 tahun berikutnya. Sampai saat ini jumlah 737 Max 8 yang sudah dikirim ke Lion adalah 11 unit, termasuk 1 unit yang mengalami kecelakaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×