kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Rusdi Kirana siapkan pembatalan pembelian Boeing senilai US$ 22 miliar


Kamis, 06 Desember 2018 / 17:17 WIB
ILUSTRASI. Pesawat Lion Air


Reporter: Azis Husaini | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Pemilik Lion Mentari Airlines Rusdi Kirana mengancam akan membatalkan pesanan pesawat senilai US$ 22 miliar dari Boeing Co. Hal ini adalah respon dari pihak Boeing yang menyudutkan Lion Air atas kecelakaan Boeing 737 Max 8 nomor penerbangan JT-610 di kawasan perairan Karawang akhir Oktober lalu.

"Saya merasa dikhianati," kata Co-Founder Lion Air Rusdi Kirana, melalui telepon hari Kamis (6/12) kepada Bloomberg.

Bahkan, Lion Air kini tengah menyiapkan dokumen pembatalan pembelian Boeing. “Saya menyiapkan dokumen untuk mengusulkan pembatalan. Semuanya masih dalam pertimbangan sekarang," kata Rusdi.

Lion adalah pembeli terbesar ketiga dari Boeing 737. Perusahaan akan mendapatkan tujuh pesawat tahun depan, dan 24 pesawat pada tahun 2020, serta 35 tahun berikutnya. Sampai saat ini jumlah 737 Max 8 yang sudah dikirim ke Lion adalah 11 unit, termasuk 1 unit yang mengalami kecelakaan. "Lion Air adalah pelanggan yang berharga dan kami mendukung mereka melalui masa sulit ini," kata Boeing dalam sebuah pernyataan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×