kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Listrik di sebagian Jakarta dan Tangerang padam


Kamis, 17 Januari 2013 / 10:54 WIB
ILUSTRASI. Anda perlu mewaspadai gejala flu karena bisa jadi itu adalah ciri-ciri Covid-19.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Hujan deras semenjak dini hari (17/1) membuat sejumlah daerah di Jakarta terendam banjir. Untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan, Perusahaan Listrik Negara (PLN) memutuskan untuk memadamkan 241 gardu demi keselamatan masyarakat.

"PLN sengaja mematikan gardu untuk keselamatan masyarakat Jakarta akibat banjir pagi ini," kata Pandu Prastyani, Humas PLN Distribusi DKI Jakarta dan Tangerang ketika dihubungi KONTAN di Jakarta, Kamis (17/1).

Sampai pukul 06.00 WIB hari ini, ada 241 gardu yang dipadamkan, yakni Jatinegara (21 gardu), Kebon Jeruk (4 gardu), Lenteng Agung (12 gardu), Cengkareng (93 gardu), Bandengan (72 gardu), Cikupa (26 gardu), Teluk Naga (5 gardu), Kramat Jati (8 gardu).

"Kami mohon kesabaran warga Jakarta dan Tangerang karena PLN berusaha menormalkan gardu yang memungkinkan untuk dinyalakan," tandas Pandu.

PLN akan kembali menyalakan gardu listrik apabila gardu listrik setempat sudah bebas dari banjir dan instalasi listrik warga pun sudah kering dari air hujan.

Oleh sebab itu, penyalaan kembali gardu PLN akan dilakukan kembali setelah berkoordinasi dengan RT/RW daerah setempat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×