kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.888   -12,00   -0,07%
  • IDX 7.998   63,18   0,80%
  • KOMPAS100 1.128   11,06   0,99%
  • LQ45 819   2,93   0,36%
  • ISSI 282   4,14   1,49%
  • IDX30 426   0,23   0,05%
  • IDXHIDIV20 513   -2,20   -0,43%
  • IDX80 126   1,03   0,83%
  • IDXV30 139   0,00   0,00%
  • IDXQ30 139   -0,38   -0,27%

Listrik di sebagian Jakarta dan Tangerang padam


Kamis, 17 Januari 2013 / 10:54 WIB
Listrik di sebagian Jakarta dan Tangerang padam
ILUSTRASI. Anda perlu mewaspadai gejala flu karena bisa jadi itu adalah ciri-ciri Covid-19.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Hujan deras semenjak dini hari (17/1) membuat sejumlah daerah di Jakarta terendam banjir. Untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan, Perusahaan Listrik Negara (PLN) memutuskan untuk memadamkan 241 gardu demi keselamatan masyarakat.

"PLN sengaja mematikan gardu untuk keselamatan masyarakat Jakarta akibat banjir pagi ini," kata Pandu Prastyani, Humas PLN Distribusi DKI Jakarta dan Tangerang ketika dihubungi KONTAN di Jakarta, Kamis (17/1).

Sampai pukul 06.00 WIB hari ini, ada 241 gardu yang dipadamkan, yakni Jatinegara (21 gardu), Kebon Jeruk (4 gardu), Lenteng Agung (12 gardu), Cengkareng (93 gardu), Bandengan (72 gardu), Cikupa (26 gardu), Teluk Naga (5 gardu), Kramat Jati (8 gardu).

"Kami mohon kesabaran warga Jakarta dan Tangerang karena PLN berusaha menormalkan gardu yang memungkinkan untuk dinyalakan," tandas Pandu.

PLN akan kembali menyalakan gardu listrik apabila gardu listrik setempat sudah bebas dari banjir dan instalasi listrik warga pun sudah kering dari air hujan.

Oleh sebab itu, penyalaan kembali gardu PLN akan dilakukan kembali setelah berkoordinasi dengan RT/RW daerah setempat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×