kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Listrik di sebagian Jakarta dan Tangerang padam


Kamis, 17 Januari 2013 / 10:54 WIB
ILUSTRASI. Anda perlu mewaspadai gejala flu karena bisa jadi itu adalah ciri-ciri Covid-19.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Hujan deras semenjak dini hari (17/1) membuat sejumlah daerah di Jakarta terendam banjir. Untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan, Perusahaan Listrik Negara (PLN) memutuskan untuk memadamkan 241 gardu demi keselamatan masyarakat.

"PLN sengaja mematikan gardu untuk keselamatan masyarakat Jakarta akibat banjir pagi ini," kata Pandu Prastyani, Humas PLN Distribusi DKI Jakarta dan Tangerang ketika dihubungi KONTAN di Jakarta, Kamis (17/1).

Sampai pukul 06.00 WIB hari ini, ada 241 gardu yang dipadamkan, yakni Jatinegara (21 gardu), Kebon Jeruk (4 gardu), Lenteng Agung (12 gardu), Cengkareng (93 gardu), Bandengan (72 gardu), Cikupa (26 gardu), Teluk Naga (5 gardu), Kramat Jati (8 gardu).

"Kami mohon kesabaran warga Jakarta dan Tangerang karena PLN berusaha menormalkan gardu yang memungkinkan untuk dinyalakan," tandas Pandu.

PLN akan kembali menyalakan gardu listrik apabila gardu listrik setempat sudah bebas dari banjir dan instalasi listrik warga pun sudah kering dari air hujan.

Oleh sebab itu, penyalaan kembali gardu PLN akan dilakukan kembali setelah berkoordinasi dengan RT/RW daerah setempat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×