kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Listrik di sebagian Jakarta dan Tangerang padam


Kamis, 17 Januari 2013 / 10:54 WIB
ILUSTRASI. Anda perlu mewaspadai gejala flu karena bisa jadi itu adalah ciri-ciri Covid-19.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Hujan deras semenjak dini hari (17/1) membuat sejumlah daerah di Jakarta terendam banjir. Untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan, Perusahaan Listrik Negara (PLN) memutuskan untuk memadamkan 241 gardu demi keselamatan masyarakat.

"PLN sengaja mematikan gardu untuk keselamatan masyarakat Jakarta akibat banjir pagi ini," kata Pandu Prastyani, Humas PLN Distribusi DKI Jakarta dan Tangerang ketika dihubungi KONTAN di Jakarta, Kamis (17/1).

Sampai pukul 06.00 WIB hari ini, ada 241 gardu yang dipadamkan, yakni Jatinegara (21 gardu), Kebon Jeruk (4 gardu), Lenteng Agung (12 gardu), Cengkareng (93 gardu), Bandengan (72 gardu), Cikupa (26 gardu), Teluk Naga (5 gardu), Kramat Jati (8 gardu).

"Kami mohon kesabaran warga Jakarta dan Tangerang karena PLN berusaha menormalkan gardu yang memungkinkan untuk dinyalakan," tandas Pandu.

PLN akan kembali menyalakan gardu listrik apabila gardu listrik setempat sudah bebas dari banjir dan instalasi listrik warga pun sudah kering dari air hujan.

Oleh sebab itu, penyalaan kembali gardu PLN akan dilakukan kembali setelah berkoordinasi dengan RT/RW daerah setempat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×