Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina New & Renewable Energy melalui Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sei Mangkei, tengah bersiap meluncurkan proyek percontohan (pilot project) pengolahan biogas menjadi biometanol.
Area Manajer Operasi Regional Sumatra Pertamina NRE, Rein Nasution menjelaskan, pihaknya sedang melakukan inisiasi untuk meningkatkan pengolahan tidak terbatas pada potensi listrik.
Langkah ini menjadi strategi dalam mengoptimalkan pemanfaatan limbah kelapa sawit atau palm oil mill effluent (POME) agar memiliki nilai keekonomian yang lebih optimal.
"Jadi di tahun ini, bulan November, kita akan memulai pilot project skala kecil untuk menghasilkan biometanol dari biogas, dari POME," ujarnya saat ditemui di kantor PLTBg Sei Mangkei, Simalungun, Sumatra Utara, Rabu (23/9/2026).
Baca Juga: Aksi Korporasi Data Center Makin Marak, Waspadai Risiko Krisis Air dan Listrik
Rein mengungkapkan, biometanol memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi dibandingkan listrik. Selain itu, produk biometanol ini juga dapat digunakan sebagai campuran bahan bakar minyak (BBM) guna mengurangi ketergantungan pada energi fosil.
Adapun biometanol bisa menjadi campuran bahan bakar B50, menjadi produk-produk kimia, hingga menjadi bahan bakar kapal tanker.
"Dari gas bisa kita jadikan metanol, namanya biometanol. Itu yang akan menjadi bahan bakar juga," ungkapnya.
Di samping itu, dijelaskan bahwa dalam 1 meter kubik biogas akan dihasilkan jadi 10 kilogram biometanol.
PLTBg Sei Mangkei menargetkan tetesan pertama biometanol ini bisa didapat pada Desember 2026 dan di Januari 2027 diharapkan produk tersebut bisa dikomersialkan alias commercial operation date (COD).
Baca Juga: Pameran IMMFC Perkuat Rantai Pasok Furnitur Indonesia
Demi melancarkan alih teknologi dan pengerjaan fasilitas tersebut, Rein menyebutkan, pihaknya telah menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan teknologi asal Singapura, CRecTech Pte. Ltd. yang berpengalaman di bidang pemrosesan gas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














