kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Mandom meraih pendapatan Rp 722,28 miliar pada kuartal I-2019


Senin, 20 Mei 2019 / 19:13 WIB
Mandom meraih pendapatan Rp 722,28 miliar pada kuartal I-2019


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Produsen kosmetik dan personal care, PT Mandom International Tbk (TCID) terus menggenjot kinerjanya di tahun 2019 ini. Setelah mengalami perlambatan pertumbuhan di tahun buku 2018 kemarin.

Mengintip laporan keuangan kuartal-I 2019, pendapatan bersih perseroan tercatat Rp 722,28 miliar atau naik 6,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 681,15 miliar. "Tahun ini mulai ada perbaikan walau progressnya masih lambat," ujar Alia Dewi, Sekretaris Perusahaan TCID kepada Kontan.co.id, Senin (20/5).

Namun demikian, perseroan masih berhati-hati menghadapi situasi dan kondisi perekonomian kali ini sehingga gambaran di kuartal satu tersebut belum bisa menjadi patokan satu tahun kedepan. Apalagi tahun 2019 ini TCID mematok pertumbuhan bisnis 5%-10%.

Sementara itu beban pokok penjualan TCID tercatat naik 6% year on year (yoy) di kuartal-I 2019 menjadi Rp 461,72 miliar. Alhasil laba kotor yang didapatkan di triwulan pertama tahun ini ialah Rp 261,06 miliar, atau naik 5,9% dibandingkan triwulan pertama tahun kemarin Rp 246,29 miliar.

Setelah dikurangi beban administrasi, penjualan dan lainnya maka laba bersih TCID di tiga bulan pertama 2019 ialah Rp 71,48 miliar atau tumbuh 4,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 68,1 miliar. "Kami optimistis full year tahun ini bakal lebih baik dibandingkan tahun lalu," sebut Alia.

Mengenai Stock Keeping Unit (SKU) baru, Alia mengaku awal tahun ini perseroan belum banyak mengeluarkan produk baru. Namun semester dua nanti TCID akan lebih jor-joran mempenetrasi market dengan SKU barunya.

Setiap tahunnya TCID merilis ratusan SKU baru dengan jumlah SKU yang aktif dipasaran saat ini mencapai 1.000 macam. Untuk capital expenditure (capex) manajemen diketahui menganggarkan dana kisaran Rp 100 miliar sampai Rp 200 miliar yang kebanyakan dipakai keperluan revitalisasi mesin secara reguler.

Penjualan lokal masih mendominasi pendapatan TCID yakni sebanyak Rp 516,87 miliar atau sekitar 71% dari revenue di kuartal-I 2019. Sementara sisanya ialah segmen pasar ekspor Rp 210,41 miliar.

Dari segi produk, kategori skin care dan kosmetik berkontribusi 41% bagi revenue perusahaan di triwulan pertama tahun ini. Pertumbuhan penjualan kategori tersebut mencapai 21,5% yoy menjadi Rp 295,76 miliar di kuartal-I 2019.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×