kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.757   18,00   0,10%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%

Mantap, pabrik HMSP jadi percontohan fasilitas produksi dengan protokol kesehatan


Sabtu, 20 Juni 2020 / 08:04 WIB
ILUSTRASI. Suasana pekerja di ruang produksi pabrik rokok PT Digjaya Mulia Abadi (DMA) mitra PT HM Sampoerna


Reporter: Dityasa H. Forddanta | Editor: Anna Suci Perwitasari

Masih dalam kesempatan yang sama, Direktur Sampoerna Elvira Lianita menyampaikan, apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Malang dengan menjadikan pabrik Sampoerna sebagai Industri Tangguh Semeru.

"Peresmian ini tentunya semakin memantapkan komitmen Sampoerna untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat, serta tetap produktif menjalankan kegiatan usaha dengan beradaptasi pada standar normal baru. Ini merupakan wujud partisipasi kami dalam menggerakkan roda perekonomian baik di tingkat daerah maupun nasional," kata Elvira.

Baca Juga: Begini protokol kesehatan di pabrik rokok HM Sampoerna (HMSP) saat masa new normal

Elvira juga menjelaskan, protokol kesehatan dan sanitasi Sampoerna sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Malang, bahkan dalam beberapa aspek lebih ketat.

Penerapan ini, sambungnya, juga wujud komitmen perusahaan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan para karyawannya, sekaligus memastikan kualitas produk dan integritas merek terbaik bagi para konsumen dewasanya.

“Kami berharap semua pihak dapat terus berkolaborasi dan berperan aktif untuk ikut memberikan kontribusi terbaik agar Indonesia dapat segera menekan dan menghentikan laju virus COVID-19,” tutup Elvira.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×