kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45926,73   11,38   1.24%
  • EMAS1.310.000 -1,13%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Mantap, pendapatan Gihon Telekomunikasi (GHON) tumbuh 20% di semester I-2021


Minggu, 04 Juli 2021 / 14:46 WIB
Mantap, pendapatan Gihon Telekomunikasi (GHON) tumbuh 20% di semester I-2021
ILUSTRASI. PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON).


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) optimistis bisa mencapai target yang telah ditetapkan pada tahun ini. Keyakinan itu tampak dari pertumbuhan pendapatan (revenue) dan jumlah tenant GHON sepanjang semester pertama 2021.

Direktur Utama GHON Rudolf P. Nainggolan mengatakan, hingga Juni 2021 perusahaan berhasil mencatatkan revenue sebesar Rp 80,56 miliar. Jumlah ini tumbuh 20% dibandingkan raihan pendapatan GHON pada semester pertama tahun lalu yang sebesar Rp 67,16 miliar.

Raihan pendapatan GHON hingga Juni 2021 setara dengan 49,18% dari target tahun ini. Dalam estimasi GHON, pendapatan yang bisa diraih pada 2021 setidaknya bisa tumbuh 14,5% dari tahun lalu.

Asal tahu saja, estimasi pendapatan GHON di tahun ini mencapai Rp 163,78 miliar.

Baca Juga: Gihon Telekomunikasi (GHON) anggarkan Rp 50 miliar untuk pengembangan jaringan 5G

Pertumbuhan pendapatan GHON tersebut juga ditopang dengan penambahan tenant. "Kami tetap optimistis (mencapai target). Tenant bertumbuh 20%, dan revenue tumbuh 14,5%," jelas dia kepada Kontan.co.id, Minggu (4/7).

Dari sisi tenant, Rudolf memberikan gambaran per Juni 2021 GHON memiliki 1.311 tenant. Posisi tersebut tumbuh 15,2% dibandingkan jumlah tenant per paruh pertama 2020 yang sebanyak 1.138 tenant.

GHON menargetkan bisa menambah penyewa setidaknya 248 tenant sehingga bisa memiliki total 1.490 tenant pada akhir tahun nanti. Jumlah penyewa GHON ditargetkan naik 20% dari posisi tahun 2020, yang saat itu memiliki 1.242 tenant.

Target pertumbuhan pendapatan dan penambahan tenant tersebut akan ditunjang dengan ekspansi dari sisi pembangunan menara. GHON pun mengucurkan belanja modal (capex) untuk memperkuat portofolio Built to Suit (B2S) dan collocation

Pada tahun ini, GHON mengestimasikan capex sebesar Rp 200 miliar. Hingga semester pertama GHON merealisasikan belanja modal senilai Rp 70 miliar. Rudolf bilang, capex akan terus dikucurkan untuk menunjang ekspansi di semester kedua.

"Semester kedua kami finalisasi pembangunan B2S dan collocation yang sales-nya baru dapat di akhir semester pertama," sambung Rudolf.

Mengutip catatan Kontan.co.id, GHON pun bersiap untuk menyambut era 5G. GHON mempersiapkan anggaran sebesar Rp 50 miliar untuk potensi pengembangan jaringan 5G. Daerah yang dituju GHON nantinya merupakan daerah padat kota besar, seperti kawasan BSD Tangerang, Tangerang Kota, Bandung, Surabaya dan lainnya.

Hingga kuartal pertama 2021, GHON telah memiliki 1.281 penyewaan yang terdiri dari 734 sites telekomunikasi dan 547 kolokasi per 31 Maret 2021. Lokasi penyewaan masih didominasi di Pulau Jawa sebanyak 856 sites, Sumatra 335 sites, Kalimantan 48 sites dan Sulawesi 42 sites.

Baca Juga: Kuartal I, pendapatan Gihon Telekomunikasi (GHON) naik 26,05%

Adapun rasio kolokasi GHON meningkat menjadi 1,75 per Maret 2021, dari sebelumnya 1,74 per 31 Desember 2020.

Untuk bisa meraih target, GHON akan terus mempererat hubungan dengan operator telekomunikasi, memaksimalkan pertambahan penyewaan kolokasi pada portofolio menara, fokus pada kecepatan dalam melaksanakan eksekusi dan terus meningkatkan kinerja operasional.

Selanjutnya: Pilih efisiensi, Kabelindo Murni (KBLM) pasang target mini di 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×