kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.062   62,00   0,34%
  • IDX 5.734   -206,81   -3,48%
  • KOMPAS100 757   -28,35   -3,61%
  • LQ45 570   -18,92   -3,21%
  • ISSI 199   -6,89   -3,34%
  • IDX30 323   -10,54   -3,16%
  • IDXHIDIV20 402   -10,51   -2,55%
  • IDX80 86   -3,16   -3,56%
  • IDXV30 110   -3,44   -3,03%
  • IDXQ30 105   -3,15   -2,92%

Masela dan Natuna Wajib Pasok Gas Ke Domestik


Rabu, 19 Agustus 2009 / 18:27 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro, memastikan seluruh produksi gas dari lapangan-lapangan baru yang akan dikembangkan, juga terkena kewajiban alokasi ke dalam negeri. Artinya, kewajiban ini tidak hanya berlaku bagi proyek Donggi Senoro saja.

"Kewajiban dalam negeri ini berlaku juga untuk Masela dan Natuna. Tapi ujung-ujungnya dikombinasi dengan harga keekonomian," kata Purnomo, Rabu (19/8).

Menurut Purnomo, pemerintah kembali akan menawarkan produksi dua blok kaya gas itu kepada pembeli lokal sebelum mencari pembeli diluar. Tujuannya untuk mencari pembeli yang bersedia membayar dengan harga keekonomian. "Dorong kiri-kanan sama saja kalau tidak ekonomis, ya tidak bisa dibuka," katanya.

Menurut Purnomo, dalam neraca gas terbaru yang sedang dirampungkan Direktorat Jenderal Migas sebenarnya Departemen ESDM sudah mengalokasikan produksi gas dari seluruh proyek Coal Bed Methane (CBM) untuk kebutuhan domestiki. "Waktu itu kita sampaikan CBM kemungkinan bisa menutup domestik, tetapi memang ini semua masih tahap eksplorasi," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×