kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Masih fokus garap Malaysia, Wardah belum berniat lirik pangsa pasar baru


Rabu, 15 Agustus 2018 / 16:54 WIB
Masih fokus garap Malaysia, Wardah belum berniat lirik pangsa pasar baru
ILUSTRASI. Produk kosmetik Wardah


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Paragon Technology and Innovation pemilik brand Wardah mengaku pasar luar negeri masih cukup menarik. Perusahaan pertama kali melakukan ekspansi ke luar negeri dengan menyasar Malaysia dan saat ini telah berkembang mencapai 289 gerai yang menjual produk miliknya.

Salman Subakat, Chief Marketing Officer Paragon Technology and Innovation menyampaikan selain di Malaysia sebenarnya produk Wardah juga secara official sudah banyak dipesan dibeberapa negara lain. Namun sejauh ini, baru pasar Malaysia yang digarap secara official oleh perusahaan.

“Wardah sering dikirim oleh para vlogger, untuk tunjukkan ini kosmetik dari Indonesia, jadi tidak heran karena dunia semakin well connected jadi akhirnya produk kosmetik Wardah dipakai dimana-mana,” ujarnya, Rabu (15/8).

Sayang, dirinya belum menjawab apakah ada rencana perusahaan untuk memperluas pasar selain ke Malaysia, asal tahu saja saat ini perusahaan menggadeng peritel seperti Watsons dan Sogo untuk ekspansi di negeri Jiran.

Saat ini demand terhadap produk halal terutama untuk kosmetik masih sangat besar, sehingga relevan bagi perusahaan ekspansi ke Malaysia yang memiliki karakteristik yang mirip dengan Indonesia.

Namun dengan banyaknya e-commerce dan terbukanya pasar, membuat produknya sudah banyak dipesan dari negara lain. “Dunia semakin terkoneksi dengan baik, jadi akhirnya di India ada yang pakai karena punya temen jadi semuanya ini serba terhubung” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×