kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.025,63   -7,01   -0.68%
  • EMAS932.000 -0,96%
  • RD.SAHAM -1.07%
  • RD.CAMPURAN -0.35%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Masih Oversupply, Ciputra Development (CTRA) Catat Penjualan Apartemen di Bawah 10%


Senin, 19 September 2022 / 18:17 WIB
Masih Oversupply, Ciputra Development (CTRA) Catat Penjualan Apartemen di Bawah 10%
ILUSTRASI. Apartemen yang kembangkan Ciputra Development (CTRA)


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Ciputra Development Tbk (CTRA) mengatakan, penjualan apartemen milik perusahaan masih cukup rendah. Bahkan kontribusinya lebih mini dibandingkan dengan segmen lainnya.

Direktur Ciputra Development Harun Hajadi mengatakan, porfolio apartemen CTRA ternyata tidak sampai 10% dari total penjualan perusahaan. Di mana, saat ini mayoritas penjualan CTRA berasal dari rumah tapak.

"Segmen apartemen sedikit sekali, tidak sampai 10% dari total penjualan. Penjualan kami yang besar itu penjualan perumahan atau rumah tapak, jadi apartemen minoritas sekali," kata Harun kepada Kontan.co.id, Senin (19/9).

Sebagai informasi, CTRA membukukan pendapatan senilai Rp 4,66 triliun pada semester -2022. Nilai tersebut meningkat 15,92% dari pendapatan pada periode yang sama tahun lalu Rp 4,02 triliun.

Pertumbuhan signifikan diperoleh dari penjualan neto kaveling, rumah hunian, dan ruko dengan nilai Rp 3,23 triliun pada semester I-2022, melonjak 38,03% dibandingkan raihan periode yang sama tahun lalu.

Penjualan lainnya didapat dari segmen kantor sebesar Rp 327,8 miliar dan apartemen senilai Rp 222,33 miliar.

Selanjutnya, pendapatan usaha dari pusat niaga CTRA menanjak 30,57% menjadi Rp 276,84 miliar dalam periode enam bulan pertama 2022. Pendapatan usaha CTRA lainnya pada semester I-2022 bersumber dari rumah sakit sebesar Rp 271,96 miliar, hotel senilai Rp 180,22 miliar, sewa kantor Rp 107 miliar, lapangan golf Rp 21,52 miliar dan lain-lain mencapai Rp 23,86 miliar.

Sejalan dengan itu, CTRA meraih laba bersih Rp 1 triliun atau meroket 107,83% dari periode yang sama tahun lalu.

Lebih lanjut, CTRA bilang, belum berencana untuk melakukan pembangunan apartemen baru. Harun bahkan menyatakan, Ciputra tidak mengingat target penjualan yang dipasang untuk segmen apartemen lantaran saat ini dalam kondisi oversupplay.

"Menurut saya oversupply apartemen memang masih ada, tetapi sebagian sudah terserap beberapa tahun ini. Kami mengharapkan begitu inventory menipis, makan serapan akan lebih cepat," pungkas Harun.

Selanjutnya: Dua Sektor Ini Masih Akan Jadi Penopang Penerimaan PPN Tahun Depan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Storytelling with Data Berkomunikasi dengan Diplomatis dan Asertif

[X]
×