kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Maspion bersiap membangun Rumahsakit


Jumat, 08 September 2017 / 16:32 WIB


Reporter: Azis Husaini | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID - Gurita bisnis Maspion Group semakin melebar. Setelah memiliki berbagai lini bisnis di sektor manufaktur. Kini perusahaan akan membangun Rumahsakit di Surabaya. Rumahsakit ini masuk dalam program Corporate social responsibility perusahaan. Meski masuk dalam program CSR, Maspion merasa peluang bisnis di Rumahsakit sangat besar dan nantinya warga Surabaya tidak perlu lagi berobat ke Sinngapura.

Alim Markus Presiden Direktur dan CEO Maspion Group mengatakan, pihaknya sudah memiliki sekolah yang kurikulumnya melebihi kurikulum di Singapura. Untuk itu, dirinya sekarang juga ingin membangun Rumahsakit yang akan didedikasikan untuk warga Surabaya. "Akan kami bangun Rumahsakit agar usia lanjut bisa tetap sehat," ungkap dia, Rabu (6/9).

Welly Muliawan Direktur Maspion Group menambahkan, peluang bisnis dari Rumahsakit masih sangat menjanjikan sebab sekarang masih banyak orang berobat ke Singapura. "Nanti jangan berobat lagi ke luar negeri," kata dia kepada KONTAN.

Dia juga menerangkan bahwa perusahaan sudah memiliki lahan untuk membangun Rmahsakit. Adapun soal nama masih dipikirkan. "Bisa saja namanya Rumahsakit Maspion, seperti nama Bank Maspion. Nanti kami akan bermitra dalam pembangunannya dan operatornya," imbuh dia. Dia menekankan bahwa proyek baru ini adalah program CSR perusahaan.

Welly mengatakan, bahwa Maspion juga kerap bermitra dengan asing, misalnya dengan perusahaan Thailand. "Seperti ditulis KONTAN soal mitra dari Thailand masuk ke Bank Maspion," imbuh dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×