kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Masyarakat Mulai Panic Buying, Hippindo Koordinasi Amankan Pasokan


Minggu, 31 Agustus 2025 / 17:59 WIB
Masyarakat Mulai Panic Buying, Hippindo Koordinasi Amankan Pasokan
ILUSTRASI. Pengunjung memadati gerai supermarket Superindo di Pulo Mas, Jakarta (2/3/2020).


Reporter: Shintia Rahma Islamiati | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) mencatat adanya indikasi panic buying di sejumlah gerai ritel setelah gelombang aksi unjuk rasa dalam sepekan terakhir.

Ketua Umum Hippindo, Budihardjo Iduansjah, mengatakan peningkatan pembelian terjadi dalam dua hari terakhir. 

“Ya memang dalam dua hari ini ada panic buying sedikit, tidak sampai besar. Tapi ada peningkatan pembelian, seperti mie instan dan telur di supermarket-supermarket anggota Hippindo,” jelasnya kepada Kontan, Minggu (31/8/2025).

Baca Juga: Kerusuhan Ancam Operasional Pusat Perbelanjaan, Industri Mal dan Ritel Was-Was

Menurut Budihardjo, fenomena tersebut masih dalam taraf wajar dan belum menimbulkan kelangkaan barang. Meski demikian, Hippindo bersama para anggotanya tetap melakukan langkah antisipasi agar pasokan tetap lancar.

“Kami berkoordinasi dengan pemerintah untuk menjaga keamanan distribusi, rantai pasok, ekosistem, dan supplier,” ujarnya.

Baca Juga: Pengusaha Ritel Waspadai Dampak Demo: Pemerintah Harus Serius Menanggapi

Hippindo juga memastikan toko-toko ritel modern anggota mereka tetap beroperasi normal. Budihardjo menegaskan tidak ada instruksi penutupan toko, kecuali di mal atau wilayah tertentu yang memang tidak kondusif akibat demonstrasi.

“Kami sudah menulis surat dan berkoordinasi agar distribusi barang tetap berjalan, pelayanan tetap berjalan, toko-toko tetap buka. Jadi kami lihat situasi dan kondisi. Mall-mall yang dekat perumahan dan tidak terdampak tetap buka semua,” tegasnya.

Baca Juga: Pusat Belanja Tetap Beroperasi Paska Unjuk Rasa, Ada Panic Buying?

Selanjutnya: Prabowo Subianto Cancels China Trip as Protests Continue

Menarik Dibaca: Ini KA Jarak Jauh yang Berhenti Luar Biasa di Stasiun Jatinegara hingga 2 September

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×