kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Kerusuhan Ancam Operasional Pusat Perbelanjaan, Industri Mal dan Ritel Was-Was


Minggu, 31 Agustus 2025 / 17:35 WIB
Kerusuhan Ancam Operasional Pusat Perbelanjaan, Industri Mal dan Ritel Was-Was
ILUSTRASI. Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menyebut ada risiko kerugian besar jika kerusuhan di Jakarta terus berlanjut. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menyebut ada risiko kerugian besar jika kerusuhan di Jakarta terus berlanjut. 

Hal itu disampaikan Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja. “Kerusuhan di Jakarta berpotensi mengganggu penjualan di 100 pusat perbelanjaan yang berlokasi di Jakarta,” katanya kepada Kontan, Minggu (31/8/2025). 

Menurut taksirannya, kerugian kumulatif bisa mencapai sekitar Rp 500 miliar per hari. Ini termasuk risiko kerusakan dan penurunan penjualan. 

Baca Juga: Bisnis Mal Tumbuh Moderat, Hippindo Beberkan Beberapa Tantangannya

Namun Alphonzus bilang belum ada laporan kerusakan di pusat-pusat belanja sampai saat ini. Pun, ia memastikan informasi beredar soal penyerangan di Mall Mangga Dua, Jakarta Pusat, tak benar adanya. 

Selagi kondisi kondusif, ia bilang pusat-pusat belanja akan tetap beroperasi melayani kebutuhan masyarakat. Namun di tengah situasi yang masih tak pasti, ia tak bisa memastikan keputusan operasional pengusaha ke depannya. 

“Masing-masing pusat perbelanjaan dapat memutuskan untuk tetap beroperasi normal sepenuhnya ataupun menutup sementara operasionalnya, menyesuaikan dengan situasi dan kondisi setempat,” ujar Alphonzus.

Alphonzus turut memastikan pusat-pusat belanja akan tetap berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat, terkhususnya kebutuhan pokok. Maka dari itu, ia berharap pemerintah juga mendukung keamanan pusat-pusat belanja.

Sementara itu, Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPINDO) mengaku belum dapat menaksir kerugian akibat kerusuhan yang terjadi beberapa hari terakhir. Namun, HIPPINDO mencatat terjadi kerusakan di sejumlah ritel. 

“Ada Alfa di terminal Senen yang ikut terbakar, tetapi untuk kerugian belum kami data,” ungkap Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah kepada Kontan, Minggu (31/8/2025). 

Selain itu, Budi mencermati berbagai dampak langsung yang sudah dirasakan ritel, di antaranya gejala panic buying yang tidak diharapkan karena akan memengaruhi stok, serta penutupan tenant-tenant mal yang memengaruhi penjualan. 

Baca Juga: Ini Sektor yang Diuntungkan dari Kemunculan Rojali dan Rohana di Pusat Perbelanjaan

Dari situ, ia bilang pekerja dari berbagai sektor otomatis sangat terdampak. “Karyawan yang sistem target atau komisi tidak bisa mendapat tambahan, untuk pemasok tidak bisa kirim barang, logistik ojol juga pengantarannya berkurang,” papar Budi. 

Meski belum mengetahui pasti dampak kerugiannya, Budi memastikan penjualan ritel di bulan Agustus akan terdampak. Dus, target yang telah dipasang dengan dorongan promo-promo dan diskon-diskon terancam terganggu. 

Selanjutnya: Tier List Kaiju No. 8 The Game: Daftar Karakter yang Menjadi Incaran

Menarik Dibaca: Ini KA Jarak Jauh yang Berhenti Luar Biasa di Stasiun Jatinegara hingga 2 September

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×