Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Putri Werdiningsih
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) mengaku sejumlah tenant memilih tutup sementara. Itu menjadi langkah antisipasi pengusaha dalam situasi tak kondusif akibat demonstrasi beberapa hari terakhir.
Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah menuntut pemerintah untuk menanggapi dengan serius situasi ini. Pasalnya, ia menilai situasi yang tak kondusif pada gilirannya menghambat perdagangan dalam negeri, dari skala kecil hingga besar.
“Demo membuat investasi asing yang mau masuk takut, yang mau buka toko menahan dulu, yang punya toko tutup dulu. Pemerintah harus memandang serius, mendengarkan, menyelesaikan masalah yang ada secepatnya,” ungkap Budi kepada Kontan, Jumat (29/8/2025).
Baca Juga: Ini Sektor yang Diuntungkan dari Kemunculan Rojali dan Rohana di Pusat Perbelanjaan
Ia membeberkan, mayoritas tenant di mall-mall dekat titik demo sudah tutup sementara, seperti di Mall Atrium Jakarta Pusat yang terletak dekat Markas Brimob Kwitang.
Budi bilang secara teoretis mall-mall yang jauh dari lokasi demo memang berpotensi diserbu pekerja-pekerja WFA. Namun, jika situasi tak segera dikendalikan, masyarakat tetap takut keluar rumah. Dus, mall dan ritel secara keseluruhan bakal sepi pengunjung.
Pada gilirannya, berbagai risiko datang dari macetnya ritel.
“Kalau ritel tidak jualan, pabrik yang supply ke kami juga tidak bisa jualan, supir-supir tidak mengirim barang, taksi juga terganggu, ekonomi terganggu semua. Kondisi ini tidak bisa lama-lama,” kata Budi.
Baca Juga: Kinerja Pusat Perbelanjaan Stabil, Okupansi Capai 85% pada Semester I-2025
Kini pelaku usaha hanya bisa mengimbau pekerja di seluruh lini untuk berhati-hati. Namun, Budi memastikan pengusaha juga tetap menyiapkan barang dan menjaga kestabilan harga untuk melayani kebutuhan masyarakat.
Budi menyebut para pengusaha belum merevisi target. Meski tak bisa ditampik situasi tak kondusif negara bisa memberi efek domino yang lebih besar, pengusaha masih berharap kondisi saat ini tak bertahan lama.
“Kami harapkan segera selesai agar tak perlu revisi, restoran semua buka, pengantaran kembali berjalan agar kita tetap bisa menghidupi semua pihak terkait, termasuk supir. Semua harus memutar ekonomi,” tandasnya.
Selanjutnya: Live Streaming Jonatan Christie di Perempat Final BWF World Championships 2025
Menarik Dibaca: QRIS Livin by Mandiri Dapat Digunakan di Jepang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News