kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Mendag: Harga bawang putih turun pekan ini


Rabu, 20 Maret 2013 / 19:59 WIB
ILUSTRASI. Inilah 5 Manfaat Susu untuk Kecantikan Wajah, Cari Tahu di Sini!


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menargetkan, harga bawang putih yang sempat meroket hingga Rp 100 ribu per kilo akan stabil pada pekan ini. Ia menyakini, pelepasan 332 kontainer bawang yang tertahan di Pelabuhan Tanjung Perak akan berhasil menekan harga.

“Fokus kami minggu ini adalah menstabilkan harga,” kata Gita saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/3).

Menurutnya, Kemendag sudah meminta kepada pihak importir yang sudah difasilitasi mendapatkan pembebasan kontainer bawang untuk menjual pada distributor dengan harga Rp 15 ribu per kilonya. Gita menyakini langkah tersebut akan membuat harga bawang berangsur-angsur turun.

“Insya Allah yang tadinya Rp 78 ribu, akan turun dan terjangkau masyarakat,” imbuhnya.

Seperti diketahui, sebanyak 6% dari total kuota impor bawang putih di Semester I-2013 sebesar 160.000 ton tertahan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Setelah dianggap memenuhi syarat, Kementerian Perdagangan pun akhirnya melepas 332 kontainer dari total 531 kontainer yang tertahan.

Menurut Gita, pembebasan itu dilakukan karena pihak importir sudah memiliki dokumen rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH) dan surat persetujuan impor (SPI).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×