kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

RNI siap terjun di bisnis bawang dan kedelai


Rabu, 20 Maret 2013 / 15:57 WIB
RNI siap terjun di bisnis bawang dan kedelai
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (8/10/2021). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan (8/10) ditutup menguat 65,37 poin (1,02 persen) di level 6.481,77. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) akan ikut nimbrung di bisnis bawang dan kacang kedelai. Untuk bisnis baru ini, RNI berencana mempersiapkan dana Rp 1,75 triliun.

"Ini upaya RNI membantu pemerintah menstabilkan harga bawang putih dan kedelai," ujar Ismed Hasan Putro, Direktur Utama RNI kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Rabu (20/3). Mengenai sumber dana tersebut, Ismed bilang pihaknya bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Ismed menjelaskan, dana akan dipergunakan untuk membeli bawang putih dan kacang kedelai di tingkat petani. Nantinya, kedua komoditas itu akan disimpan di gudang milik RNI. "Kami punya 40 resi gudang yang tersebar di kota/kabupaten di Indonesia," ujarnya.

Ismed menjelaskan, dengan menggunakan mekanisme resi gudang, pihaknya bisa menampung kedua komoditas ini kemudian di distribusikan ke tingkat ritel. Pendistribusian ke ritel akan dilakukan oleh anak usaha RNI yakni, PT Rajawali Nusindo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×