kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Mendag: Impor gula kristal putih masih dalam finalisasi


Jumat, 20 Agustus 2010 / 09:43 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri

JAKARTA. Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu meminta waktu dalam satu atau dua bulan ini untuk melakukan perhitungan dan finalisasi kebutuhan impor gula kristal putih (GKP) untuk menutupi kebutuhan gula di awal tahun 2011.

“Kami masih finalisasi dalam satu atau atau dalam bulan ini,” kata Mari Elka Pangestu di Jakarta, Kamis malam (19/8). Mari menyebutkan, setelah ada ada pembahasan, barulah pemerintah bisa memberikan keputusan berapa banyak kebutuhan impor GKP tersebut. Namun ia mengakui, kebutuhan impor gula memang harus dilakukan agar tidak terjadi kekurangan gula pada 5 bulan pertama tahun 2011 nanti.

“Kita hanya impor untuk menutupi kebutuhan gula disaat tidak produksi,” jelas Mari. Sementara untuk kebutuhan gula sampai dengan lebaran dan akhir tahun ini, Mari mengaku suplainya sudah mencukupi sehingga masyarakat diminta tidak perlu khawatir.

Sebelumnya, Rahman Yamin, Direktur Eksekutif Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) meminta pemerintah membuat keputusan yang tepat dalam merealisasikan impor gula. Pasalnya kondisi stok gula di beberapa negara produsen saat ini sedang mengalami penurunan seperti di Thailand. Ia berharap jangan sampai keputusan impor dikeluarkan saat stok gula dunia sedang menipis atau berada di level harga yang tinggi.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×