kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Mendekati 100%, WSKT Hampir Selesaikan Proyek Pembangunan Bendungan Jragung di Jateng


Jumat, 06 November 2026 / 20:33 WIB
Mendekati 100%, WSKT Hampir Selesaikan Proyek Pembangunan Bendungan Jragung di Jateng
ILUSTRASI. Proyek Bendungan Jragung (DOK/Wijaya Karya)


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menyampaikan pengerjaan proyek Bendungan Jragung di Jawa Tengah telah memasuki tahap penyelesaian. Adapun realisasi pembangunannya sudah mendekati 100%.

Sebagai informasi, Waskita Karya dipercaya melaksanakan Paket 1 dan 4 Bendungan Jragung. Proyek ini merupakan bagian dari 61 bendungan yang dibangun oleh pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Dalam keterangan resmi yang diterima, Waskita Karya menjabarkan proses pengisian awal waduk atau impounding telah dilaksanakan pada awal September 2026 lalu.

Aksi tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha dan menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan bendungan.

Saat ini, Waskita Karya tengah menyelesaikan sejumlah pekerjaan akhir, seperti di antaranya pemasangan riprap dan gebalan rumput yang berfungsi mengendalikan erosi.

Baca Juga: Waskita Karya Kebut Revitalisasi Bandara Minangkabau, Progres Capai 78,83%

Direktur Operasi I Waskita Karya, Ari Asmoko mengatakan perusahaan berkomitmen menghadirkan infrastruktur air yang sesuai standar mutu sekaligus memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.

Salah satunya menyuplai air ke Daerah Irigasi (DI) seluas 4.528 hektar (ha) di Kabupaten Demak dan Grobogan.

Langkah ini dilakukan untuk mendukung program Asta Cita Kemandirian Bangsa melalui swasembada pangan. Asal tahu saja, Indeks Pertanaman (IP) pun diproyeksikan meningkat dari 168% menjadi 275%.

"Selain mendukung ketahanan pangan, Bendungan Jragung juga mendorong ketahahan energi dan air. Bendungan ini memiliki potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dengan kapasitas sebesar 1,4 MegaWatt (MW) dan potensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 90,2 MW, sehingga diharapkan dapat mendukung pengembangan energi terbarukan," ujar Ari dalam keterangan resmi, Jumat (6/11/2026).

Baca Juga: Utang Turun 20,8%, Waskita Karya (WSKT) Lanjutkan Pemulihan Keuangan

Dengan kapasitas tampung mencapai 90 juta meter kubik (m³) dan luas genangan sekitar 451 ha, Bendungan Jragung juga diproyeksikan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan air baku bagi sekitar 720 ribu jiwa pada 2040.

Keberadaan bendungan ini diharapkan turut berkontribusi hingga 93,76 persen dalam pemenuhan air bersih di tiga kabupaten.

"Kami dibantu masyarakat di sekitar bendungan turut menciptakan ruang publik hijau yang ditanami berbagai tanaman buah dan pohon produktif, sehingga berpotensi dikembangkan menjadi kawasan agrowisata. Diharapkan langkah ini mampu memberikan nilai tambah ekonomi secara langsung bagi warga di sana melalui pengelolaan desa wisata," tutur Ari.

Ia menegaskan, Perseroan selalu siap mendorong pemerataan kesejahteraan rakyat melalui beragam konstruks, mulai dari infrastruktur air, konektivitas, hingga gedung.

Baca Juga: Waskita Karya (WSKT) Kantongi Kontrak Baru Rp5,6 Triliun hingga Agustus 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×