kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Mendorong Penguatan Ekosistem Industri F&B Lewat CBE 2026


Senin, 04 Mei 2026 / 12:30 WIB
Mendorong Penguatan Ekosistem Industri F&B Lewat CBE 2026
ILUSTRASI. Suasana pengunjung di area food cort di pusat perbelanjaan (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri makanan dan minuman (F&B) Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan dinamis seiring perubahan perilaku konsumen, tren experiential dining, serta meningkatnya kolaborasi lintas industri. Bisnis F&B kini tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pengalaman, inovasi, teknologi, dan gaya hidup.

Merespons tren tersebut, Café & Brasserie Expo (CBE) Jakarta 2026 akan digelar pada 7–10 Mei 2026 di JIEXPO Kemayoran. Pameran ini menjadi platform bisnis sekaligus inspirasi bagi pelaku industri kuliner, hospitality, entrepreneur, hingga komunitas lifestyle.

Ajang ini didukung BCA sebagai Official Banking Partner dengan penawaran promo instant cashback via myBCA di tenant-partisipan serta cicilan 0% tenor 3 dan 6 bulan menggunakan Kartu Kredit BCA selama pameran berlangsung sesuai syarat dan ketentuan.

CBE 2026 menghadirkan ekosistem industri dari hulu ke hilir, mulai dari bahan baku hingga pengalaman konsumsi. Pengunjung dapat mengeksplorasi produk, mengikuti sesi edukasi, hingga mencicipi ratusan produk dalam satu lokasi.

Baca Juga: Okupansi Mal di Jakarta Mulai Stabil, Ditopang Tenant F&B dan Gaya Hidup

Tahun ini, lebih dari 120 brand akan berpartisipasi, mencakup empat pilar utama industri F&B modern: kopi, teh, cokelat, serta wine & spirits, ditambah kategori health & lifestyle serta support & tech. CBE juga menjadi ruang lahirnya kolaborasi antarbrand, seiring meningkatnya tren kolaborasi di industri F&B.

Project Manager CBE 2026 Luhur Tri Atmojo mengatakan, pameran ini dirancang sebagai ruang pertemuan lintas sektor. “CBE 2026 adalah networking bowl, tempat kopi, teknologi, hingga desain bertemu dan menciptakan peluang baru,” ujar Luhur dalam keterangannya dikutip Senin (4/5/2026).

Dukungan juga datang dari Kemenekraf, Kemenperin, serta Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI). Sejumlah asosiasi industri turut ambil bagian, termasuk AISTEA, ISA, dan ACBI, yang menilai CBE sebagai panggung penguatan standar, edukasi, dan nilai tambah produk F&B Indonesia.

Ketua Umum AISTEA Ronald Gunawan menyebut CBE menjadi momentum untuk menampilkan nilai craftsmanship teh artisan Indonesia yang menonjolkan pengalaman rasa, cerita, dan kualitas kelas dunia. Ia menilai kehadiran AISTEA diharapkan dapat memperkuat positioning café dan brasserie sekaligus membuka potensi peningkatan nilai ekonomi teh Indonesia sebagai premium expression.

Baca Juga: Produsen Mamin Mulai Rasakan Tekanan Biaya Kemasan

Sementara Presiden ISA Togu Sahat Nainggolan menilai CBE berperan sebagai jembatan edukasi sommelier serta mendorong standar konsumsi yang lebih bertanggung jawab dan berkelas bagi pelaku bisnis.

CBE 2026 digelar bersamaan dengan FLEI Business Show dan MoreFood Expo Indonesia, membentuk ekosistem terpadu bagi pelaku bisnis F&B, franchise, retail, dan supply chain. Dalam satu kunjungan, pengunjung dapat mengakses tiga pameran sekaligus.

Selain pameran, CBE 2026 juga menghadirkan program workshop, talkshow, product testing, live tasting, product launching, hingga business networking, menjadikannya tidak hanya ajang transaksi, tetapi juga ruang kolaborasi dan pengembangan industri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×