kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.874   28,00   0,17%
  • IDX 8.963   26,40   0,30%
  • KOMPAS100 1.237   8,04   0,65%
  • LQ45 873   5,20   0,60%
  • ISSI 326   1,69   0,52%
  • IDX30 442   2,65   0,60%
  • IDXHIDIV20 520   3,41   0,66%
  • IDX80 138   0,99   0,72%
  • IDXV30 145   1,05   0,73%
  • IDXQ30 142   1,06   0,75%

Mengenal sejarah museum kereta api Ambarawa


Sabtu, 10 Oktober 2020 / 11:15 WIB
Mengenal sejarah museum kereta api Ambarawa


Penulis: Virdita Ratriani

Lokomotif Uap
Lokomotif Uap

Pada awal pengoperasiannya, Stasiun Willem I digunakan sebagai sarana pengangkutan komoditas ekspor dan transportasi  militer di sekitar Jawa Tengah. 

Setelah di non aktifkan tahun 1976, Stasiun Ambarawa dicanangkan sebagai Museum Kereta Api oleh Gubernur Jawa Tengah pada saat itu, Supardjo Rustam. 

Rencana ini bertujuan menyelamatkan tinggalan lokomotif uap serta sebagai salah satu daya tarik wisata di Jawa Tengah. 

Stasiun Ambarawa dipilih karena Ambarawa memiliki latar belakang historis yang kuat dalam perjuangan kemerdekaan yakni Pertempuran Ambarawa, selain itu Stasiun Ambarawa pada saat itu masih menyimpan teknologi kuno yang masih bisa dioperasikan. 

Selanjutnya: Jembatan Cikubang, jembatan kereta terpanjang di Indonesia dibangun era Belanda

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×