kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 -1,49%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Menhub Resmikan Pengoperasian BISKITA Trans Bekasi Patriot


Minggu, 03 Maret 2024 / 17:26 WIB
Menhub Resmikan Pengoperasian BISKITA Trans Bekasi Patriot
ILUSTRASI. Penumpang memasuki bus Trans Patriot saat berada dipemberhentian halte Jalan Chairil Anwar, di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (27/11/2018). Pemerintah Kota Bekasi melakukan uji coba pengoperasian Bus Trans Patriot selama sepekan dengan tarif gratis, sebanyak sembilan bus dengan melayani dua rute yakni Terminal Bekasi-Harapan Indah dan sebaliknya dengan melewati jalan berbeda. ANTARA FOTO/Risky Andrianto/hp.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meresmikan pengoperasian BISKITA Trans Bekasi Patriot, di Halte BTS Mall Sumarecon Bekasi.

Menhub berharap, kehadiran BISKITA Trans Bekasi dapat mengoptimalkan angkutan umum massal di Kota Bekasi karena sudah terintegrasi dengan angkutan umum massal lainnya yaitu LRT Jabodebek dan Kereta Rel Listrik (KRL).

Baca Juga: Kemenhub Pastikan Distribusi Logistik Berjalan Lancar Selama Ramadan

“Kami harap masyarakat yang tadinya naik mobil pribadi pindah ke angkutan umum massal perkotaan sehingga tidak macet, tidak ada polusi. Mereka yg bepergian ke kantor di Jakarta juga fresh, tidak stres dan juga lelah,” ujar Budi Karya, Minggu (3/3). 

BISKITA Trans Bekasi Patriot merupakan layanan angkutan umum massal berskema pembelian layanan (Buy The Service) di Kota Bekasi, yang terintegrasi dengan LRT Jabodebek. 

Saat ini, BISKITA Trans Bekasi Patriot melayani satu koridor yaitu Summarecon Bekasi – Vida Bantar Gebang via Revo Mall (Stasiun LRT Bekasi Barat). Ke depan, direncanakan terdapat total empat koridor BISKITA Trans Bekasi Patriot.

Baca Juga: Jelang Ramadan, Kemenhub Masih Finalisasi Proyeksi Jumlah Pemudik

Menhub menyampaikan pesan presiden bahwa angkutan umum massal perkotaan adalah suatu keharusan. Kerugian karena tidak adanya atau tidak digunakannya angkutan massal diperkirakan mencapai ratusan triliun. 

"Oleh karenanya pemerintah menginisiasi MRT, LRT, Kereta Cepat, lalu sebagai pendukung BTS dan feeder yg harus dilakukan,” ujar Menhub.

Peresmian BISKITA Trans Bekasi Patriot menjadi salah satu stimulan pengembangan angkutan umum massal berbasis jalan melalui skema Buy The Service (BTS). 

Skema tersebut dilakukan dengan membeli layanan transportasi umum yang memenuhi standar pelayanan minimal mulai dari aspek kenyamanan, keamanan, keselamatan, keterjangkauan, serta kesetaraan.

Baca Juga: Menhub Dukung Swasta Bangun Fasilitas Kendaraan Listrik Komersial

Adapun, Bekasi merupakan kota ke-12 yang telah menerapkan layanan BTS. Kota-kota lain yang telah lebih dulu menerapkan BTS antara lain Bogor, Palembang, Medan, Bali, Solo, Yogyakarta, Makassar, Banyumas, Banjarmasin, Bandung dan Surabaya.

Selanjutnya: OJK Targetkan Implementasi PSAK 117 Kontrak Asuransi Paling Lambat Triwulan II 2024

Menarik Dibaca: Jawa Timur Waspada Bencana, Ini Peringatan Dini Cuaca Besok (4/3) dari BMKG

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×