kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Menperin target penyerapan susu lokal capai 43%


Kamis, 04 Mei 2017 / 17:01 WIB


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Dupla Kartini

MALANG. Kementerian Perindustrian ingin mengurangi ketergantungan terhadap impor susu. Menteri Perindustrian Erlangga Hartanto menargetkan serapan susu hasil peternak lokal bisa mencapai 43% pada 2021 mendatang.

Untuk mencapai target itu, Erlangga meminta industri pengolahan susu memberikan pembinaan serta pelatihan kepada peternak sapi perah rakyat.

"Tentu nanti akan dibuat paket kebijakan khusus pemberdayaan peternakan," katanya usai peresmian pabrik susu kedua milik PT Greenfield Indonesia, Kamis (4/5).

Saat ini, pemerintah sedang membuat prototipe. Jika tidak berubah, regulasi tersebut bakal dikeluarkan pada akhir 2017.

Asal tahu saja, saat ini, serapan susu peternakan rakyat masih sekitar 28%. Hal ini terjadi karena rendahnya tingkat produksi susu dalam negeri. Akibatnya, industri pengolahan susu harus mendatangkan susu dari luar negeri, seperti Australia dan Belanda.

Tahun 2016, kebutuhan susu nasional mencapai 3,7 juta ton, sedangkan produksi susu lokal hanya  852.000 ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×