kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menteri BUMN optimis Inalum dapat mengantongi ekspor hasil tambang US$ 2,51 miliar


Rabu, 12 September 2018 / 20:51 WIB
Menteri BUMN dalam acara pemaparan hasil ekspor BUMN tambang dan mineral


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Holding industri pertambangan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) menargetkan mampu mengantongi hasil penjualan ekspor mineral, batubara, dan produk hilirisasinya sebesar US$ 2,51 miliar tahun ini. Target itu meningkat sebesar 32,80% ketimbang realisiasi tahun lalu US$ 1,89 miliar.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno menyampaikan, Indonesia sangat kaya akan sumber daya alam khususnya mineral dan tambang. Dalam sektor industri tambang, Indonesia memiliki daya saing yang sangat baik di dunia. 

"Dengan mendorong hilirisasi di sektor mineral tambang harapan ke depannya akan memberikan keuntungan lebih bagi rakyat dan negara melalui ekspor produk akhir tambang," ujarnya, Rabu (12/9).

Dalam kondisi nilai tukar rupiah yang tengah melemah ini, holding tambang diharapkan dapat menggenjot penjualan dengan terus meningkatkan ekspor komoditas pertambangan dan produk hilirisasi. 

Direktur Utama Inalum, Budi G. Sadikin menegaskan meningkatkan kinerja ekspor adalah salah satu komitmen holding industri pertambangan. "Meningkatkan arus masuk dolar dan memperkuat cadangan devisa negara. Devisa hasil ekspor kami seluruhnya ditempatkan di perbankan dalam negeri," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×