kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Menteri ESDM harap smelter Freeport dan Kilang Tuban Pertamina selesai tepat waktu


Rabu, 02 September 2020 / 11:40 WIB


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tendi Mahadi

Saat ini, proyek Kilang Tuban berada pada tahap studi Engineering atau General Engineerging Design (GED) dengan perkembangan overall Basic Engineering Design (BED) mencapai 51,56%.

Proyek Kilang Tuban merupakan proyek yang sangat strategis. Sebab, pembangunan kilang minyak ini akan terintegrasi dengan petrokimia dengan kapasitas pengolahan minyak mentah sebesar 300.000 barel minyak per hari dan produksi petrochemical mencapai 3.600 kilo ton per annum (ktpa).

Baca Juga: Pemerintah turunkan tarif listrik tegangan rendah, begini tanggapan asosiasi UMKM

Adapun nilai investasi proyek tersebut mencapai US$ 16 miliar. Selain itu, Kilang Tuban juga akan memproduksi Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan kualitas Euro V atau BBM ramah lingkungan, yaitu gasoline sebesar 80.000 barel per hari dan diesel sebesar 98.000 barel per hari.

"Saya yakin proyek ini menciptakan efek berganda yang sangat besar karena target Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang cukup tinggi, yaitu minimal 40%, dan menyerap tenaga kerja sebanyak 20.000 orang," pungkas Arifin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×