kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Merukh Minati Saham Avocet Mining Plc di Filipina, Myanmar, Vietnam


Rabu, 19 Mei 2010 / 11:06 WIB


Reporter: Fitri Nur Arifenie

JAKARTA. Presiden Komisaris PT Merukh Enterprises Yusuf Merukh mengatakan, perusahaannya tertarik untuk mencaplok saham milik Avocet Mining Plc yang berada di Filipina, Myanmar dan Vietnam.

Namun, sejauh ini pihak Avocet belum menawarkan saham tersebut kepada Merukh Enterprises. “Kalau mereka tawarkan kita tertarik karena itu kan pelengkap,” kata Yusuf.

Sebelumnya, PT Merukh Enterprises berhasil mencaplok 100% saham Avocet Mining Plc di Indonesia. Aset Avocet Mining Plc di Indonesia menguasai tambang emas di Lanut, Sulawesi Utara. Lahan seluas 53.000 hektar itu berupa lahan eksploitasi dan sudah berproduksi dengan kapasitas yang sama.

Melalui anak perusahaannya, PT Lebong Tandai. Merukh juga berhasil menguasai salah satu tambang emas Penjom di Kesultanan Pahang melalui kontrak jual beli senilai US$ 250 juta. Sementara itu, tambang emas Penjom di Malaysia merupakan aset Avocet Mining dengan cadangan emas mencapai 223.000 ons dan sudah berproduksi sekitar 100.000 ons emas per tahun.

Terkait dengan transaksi tersebut, Yusuf mengatakan masih menunggu dari pihak Avocet karena mereka yang membuat kontraknya.

Ia berharap, paling lambat dalam satu atau dua bulan ini, transaksi tersebut bisa tercapai. “Kalau mereka sudah siap, kita akan segera langsung transfer,” kata Yusuf.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×