CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Meski ada proyek kilang, Aspermigas prediksi Indonesia kembali impor BBM di 2030


Minggu, 28 Juni 2020 / 15:32 WIB
ILUSTRASI. Suasana kawasan kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Tuban, Jawa Timur


Reporter: Filemon Agung | Editor: Anna Suci Perwitasari

Sementara itu, terjadi peningkatan konsumsi produk BBM tahunan yang mencapai 3% per tahun maka kebutuhan dalam negeri dinilai tidak akan terpenuhi.

Sementara itu, CEO Refinery & Petrochemical Subholding (PT Kilang Pertamina Internasional) Ignatius Tallulembang menjelaskan kebutuhan akan energi fosil diprediksi masih akan terus berlanjut hingga 2030 an mendatang.

"Di 2016 hingga 2018 kebutuhan BBM kita 1,3 juta bph. Kilang (saat itu) hanya bisa mengolah 650.000 hingga 700.000 bph, artinya masih ada kebutuhan impor 40%," pungkas Ignatius.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×