kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Meski harga bisa turun, Asia Pacific Fiber (POLY) tak mau gegabah borong bahan baku


Selasa, 10 Maret 2020 / 21:36 WIB
ILUSTRASI. Pekerja menyelesaikan proses pembuatan benang polyester di pabrik PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY) di Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah, Kamis (15/7). Asia Pacific Fiber (POLY) tidak mau gegabah borong bahan baku meski harganya berpeluang turun. KONTAN/Dan


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Tendi Mahadi

Meski demikian, Prama tidak menampik biasanya dengan alasan keadaan komoditas global renegosiasi memungkinkan dilakukan. 

Sejauh ini, Prama mengungkapkan POLY masih membaca reaksi pasar karena penurunan harga bahan baku biasanya diikuti dengan penurunan willingness to pay atau kesediaan konsumen untuk membayar. 

Baca Juga: Penurunan harga minyak picu aksi tahan beli bahan baku pada sektor menengah TPT

Maksudnya, POLY merupakan industri yang terintegrasi sehingga adanya penurunan harga bahan baku biasanya akan diikuti dengan permintaan untuk penurunan harga dari sisi konsumen.

"Oleh karenanya, POLY juga tidak ingin gegabah membeli dalam kuantitas besar bilamana pasar juga menuntut adanya penyesuaian," kata Prama. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×