kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

META bangun tol Pettarani di Makassar dengan teknologi sendiri


Jumat, 27 September 2019 / 19:07 WIB
ILUSTRASI. PT Nusantara Infrastructure Tbk (META)


Reporter: Amalia Fitri | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) masih belum berkenan membuka lebih jauh rencana ekspansi pembangunan jalan tol.

Ditemui di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Ramdani Basri selaku Chief Executive Officer (CEO) META mengatakan pihaknya masih menanti aktifnya penggunaan jalan Tol Pettarani di Makassar tahun depan.

Baca Juga: Metro Pacific Tambah Kepemilikan Saham di Anak Usaha Nusantara Infrastructure (META)

Berdasarkan catatan Kontan sebelumnya, ruas jalan tol Pettarani sendiri memiliki panjang 4,3 kilometer dengan nilai investasi mencapai Rp 2,2 triliun.

"Kami lagi buat Pettarani, mudah-mudahan tahun depan selesai, karena sudah 100%. Tol ini bentuknya melayang atau elevated," ujarnya di Jakarta Selatan, Jumat (27/9).

Lebih jauh Ramdani menjelaskan jika Tol Pettarani memiliki teknologi berbasis Integrated Information System dengan pemasangan 36 CCTV di sepanjang jalan tol Pettarani.

Hal ini bertujuan agar penanggulangan kejadian yang tidak diinginkan di jalan tol, dapat ditangani dengan cepat. Tak hanya itu, nantinya pengguna jalan juga dapat mendapat update traffic setiap saat melalui videotron sehingga siapapun bisa memilih jalur jalan terbaik.

Baca Juga: Tarif tiga tol yang dioperasikan Nusantara Infrastructure (META) akan naik November

Ramdani juga melakukan efisiensi SDM melalui pemberlakuan sistem dual gate saat transaksi tol. Hal ini, diestimasikan dapat memangkas panjang antre dari 370 meter menjadi 15 meter dengan waktu transaksi dari 7-10 detik menjadi kurang dari 5 detik per mobil.

"Ini semua yang buat teknologinya orang-orang kami sendiri. Kami create sendiri," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×