kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45729,74   -6,98   -0.95%
  • EMAS963.000 3,44%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Metrodata Electronics (MTDL) fokus transformasi digital


Jumat, 10 Januari 2020 / 20:26 WIB
Metrodata Electronics (MTDL) fokus transformasi digital
ILUSTRASI. PT Metrodata Electronics__idx.co.id1

Reporter: Amalia Fitri | Editor: Anna Suci

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten yang bergerak pada jasa solusi dan distribusi IT, PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), telah menyiapkan strategi bisnis di tahun 2020 pada tiap unit bisnisnya dalam hal transformasi digital bagi korporasi.

Direktur MTDL Randy Kartadinata mengatakan, untuk bidang distribusi, strategi yang akan dilancarkan adalah dengan terus menambah kerjasama dengan mitra baru di bidang distribusi untuk produk-produk TIK terutama IoT, gaming, IT security yang terus berkembang.

Pihaknya juga telah merambah ke sisi penjualan home appliance seperti blender, shaver, vacuum cleaner, serta ke depannya juga akan memasarkan smart lighting appliance.

Baca Juga: Tambah line up produk security systems synnex, Metrodata Pasarkan Wisenet

"Untuk unit bisnis distribusi, kami juga sedang merencanakan menjalankan program penjualan KIOSK. Jadi, tiap dealer atau toko pelanggan akan ditempatkan satu komputer yang terhubung dengan ordering system kepada perusahaam," jelas dia pada Kontan, Jumat (10/1).

Rendy melanjutkan, melalui program KIOSK ini, tiap toko atau dealer bisa membantu menjual produk yang dipasarkan oleh perusahaan, walaupun produk tersebut tidak dijual oleh toko atau dealer tersebut.

Baca Juga: Pendapatan unit bisnis naik, Metrodata Electronics (MTDL) optimis lampaui target

Randy berkata, hal ini dilakukan untuk membuka ruang penjualan dari varian produk yang dijual oleh perusahaan yang mencapai sekitar 100 merek.

Selanjutnya di bidang solusi dan konsultasi, MTDL melihat jika dunia IT akan semakin dibutuhkan oleh korporasi di berbagai industri terutama, banking & financial services,

Randy melihat, kehadiran financial technology atau tekfin (Fintech), sebagai evolusi dalam metode pembiayaan dan pembayaran, telah memaksa perbankan untuk bertransformasi dalam memudahkan proses pembayaran dan transaksi untuk nasabahnya.

"Untuk itulah, unit bisnis solusi dan konsultasi telah menyediakan para developer IT kepada korporasi di dalam mengembangkan aplikasi transformasi digital untuk korporat. Ada sekitar 500 developer IT yang disediakan," tambahnya.

Randy menekankan, untuk mengatasi persaingan dengan fintech tersebut, perbankan gencar melakukan transformasi digital payment atau digital transaction.

Baca Juga: Metrodata Electronics (MTDL) telah pasarkan produk smart city di berbagai wilayah

MTDL siap mengambil peran untuk membantu bank membangun interkoneksi antara core system (back end) dan digital system (front end). Korporasi perbankan semakin banyak yang menggunakan jasa MTDL dalam hal ini dan ini terus berlanjut.

Tahun ini, MTDL mengalokasikan capital expenditure sekitar Rp 200 miliar yang bersumber dari pendanaan dari internal dan utang bank.

"Sekitar Rp185 miliar akan digunakan untuk proyek atas peralatan TIK yang disewakan ke perusahaan-perusahaan. Nah sisanya Rp15 miliar digunakan untuk pengembangan internal IT System di perusahaan," pungkas Randy.




TERBARU

Close [X]
×