kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.819   62,00   0,35%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Metropolitan Kentjana merasakan dampak kebijakan ganjil genap


Minggu, 02 September 2018 / 19:35 WIB
ILUSTRASI. Pondok Indah Mall - MKPI


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) mengindikasikan bahwa kinerja perusahaan mengalami perlambatan di bulan Agustus 2018. Alasannya, kebijakan ganjil genap Asian Games 2018 yang diterapkan di sepanjang jalan Metro Pondok Indah selama perhelatan olahraga itu digelar.

Maklum, bisnis MKPI di segmen pendapatan sewa banyak terbangun di lokasi tersebut. Sebut saja, Pondok Indah Mall 1, Street Galery, dan Pondok Indah Mall 2.

Wakil Direktur Utama MKPI Jeffri Sandra Tanudjaja mengatakan, adanya kebijakan ganjil genap selama Asian Games 2018 ini mengurangi tingkat kunjungan ke mall di Pondok Indah.

“Indikasinya sih, parkiran tidak penuh bahkan di dekat lobby saja banyak kosong,” katanya kepada Kontan.co.id pada Minggu (2/9).

Sayangnya, Jeffri belum bisa mengungkapkan berapa persentase penurunan selama bulan Agustus 2018 karena belum melalui proses evaluasi.

Tapi Jeffri bersyukur, kebijakan ganjil-genap di kawasan Jalan Metro Pondok Indah tidak berlanjut hingga ajang Asian Para Games 2018 pada Oktober mendatang.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana memperpanjang kebijakan ganjil-genap kecuali pada ruas jalan tertentu, salah satunya Jalan Metro Pondok Indah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×