kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

MHU Buka Peluang Kolaborasi Teknologi Tambang


Jumat, 18 September 2026 / 20:18 WIB
MHU Buka Peluang Kolaborasi Teknologi Tambang
ILUSTRASI. PT Multi Harapan Utama (MHU) (MHU/MHU)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Multi Harapan Utama (MHU) terus mengeksplorasi peluang kolaborasi di bidang teknologi sebagai bagian dari upaya mendorong kegiatan pertambangan yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan.

Kolaborasi teknologi menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat aspek keselamatan dan pengelolaan lingkungan. Melalui pemanfaatan teknologi yang tepat, proses operasional pertambangan dapat dilakukan secara lebih terukur, efektif, dan didukung oleh data yang akurat.

Teranyar, PT Multi Harapan Utama (MHU) menerima kunjungan dari sejumlah perusahaan engineering asal Jerman di Kalimantan Timur pada 16 September 2026. Ini merupakan bagian dari rangkaian business forum dan site visit yang digagas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama German Engineering Federation (VDMA).

Baca Juga: ESDM Revisi HPM Nikel Kadar Rendah, Penambang Soroti Risiko Penurunan PNBP

Kunjungan yang  didukung German-Indonesian Chamber of Industry and Commerce (EKONID) itu membuka ruang bagi pelaku industri Indonesia dan Jerman untuk memahami kebutuhan teknologi di lapangan serta menjajaki solusi yang mendukung efisiensi operasional, keselamatan kerja, pengelolaan lingkungan, dan pengurangan emisi di sektor pertambangan.

Presiden Direktur MHU Kemal Djamil Siregar mengatakan, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi kedua pihak untuk berbagi pengalaman mengenai operasional pertambangan. “Ini sekaligus momentum bertukar perspektif mengenai perkembangan teknologi dan solusi engineering di industri pertambangan global,” kata Kemal dalam keterangannya dikutip Jumat (18/9/2026).

Melalui peninjauan lapangan dan diskusi, delegasi perusahaan engineering asal Jerman dapat memahami secara langsung karakteristik operasional pertambangan di Indonesia. 

Baca Juga: RKAB Tersendat Picu Force Majeure BYAN, Kementerian ESDM Buka Suara

Sementara bagi MHU, agenda tersebut menjadi momentum untuk mengeksplorasi kesesuaian berbagai solusi teknologi dengan kebutuhan operasional perusahaan, terutama dalam meningkatkan produktivitas, keselamatan kerja, dan kinerja lingkungan.

Kemal menilai masih terdapat ruang yang luas bagi kedua pihak untuk saling belajar dan mengeksplorasi solusi yang relevan dengan kebutuhan di lapangan. Dialog tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi peluang kolaborasi di bidang teknologi, engineering, dan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi kegiatan operasional MHU.

Kunjungan ini menjadi langkah awal penjajakan kolaborasi yang mempertemukan pengalaman operasional MHU dengan kapabilitas teknologi perusahaan engineering Jerman. Peluang kerja sama diharapkan dapat dikembangkan berdasarkan kebutuhan di lapangan untuk mendukung operasional pertambangan yang semakin efisien, aman, dan bertanggung jawab.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×