kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Miliarder Rusia intai perusahaan tambang Indonesia


Jumat, 27 Januari 2012 / 21:33 WIB
Miliarder Rusia intai perusahaan tambang Indonesia
ILUSTRASI. Ada aturan baru, pelaku perjalanan dilarang pergi jika ada gejala Covid-19. ANTARA FOTO/Siswowidodo/pras.


Reporter: Asnil Bambani Amri, Bloomberg | Editor: Asnil Amri

MOSKOW. Miliarder asal Rusia, Oleg Deripaska berniat membenamkan uangnya di Indonesia, dengan cara mengakuisisi perusahaan tambang. Langkah akuisisi perusahaan tambang di Nusantara itu, dilakukan untuk meningkatkan produksi batubara perusahaanya sebesar 50% di tahun 2020.

Selain di Indonesia, Deripaska berniat mengakuisisi perusahaan di negerinya sendiri dan juga di Mongolia. Untuk mencapai impiannya, Deripaska berencana merogoh kantongnya US$ 1,5 miliar untuk membiayai proyek akuisisi.

Saat ini, perusahaan milik Deripaska memproduksi 16,8 juta ton batubara per tahun. Tahun 2020, ia menargetkan produksi batubara sebesar 25 juta ton. Rencana bisnis Oleg Deripaska itu disampaikan oleh Andrey Churin, selaku Managing Director di perusahaan milik Deripaska (27/1).

Churin menjelaskan, saat ini 90% batubara yang diproduksi digunakan untuk menggerakan pembangkit listrik di Deripaska United Co Rusal, produsen aluminium terbesar di dunia. Jika sukses mengakuisisi perusahaan tambang di Asia, Deripaska berencana menjual setengah batubara itu ke pelanggannya di Rusia dan di Asia tahun 2020 mendatang.

Deripaska belakangan ini giat memperluas sayap bisnisnya di Asia. Salah satu perusahaanya bahkan menjadi perusahaan Rusia pertama yang hadir di bursa Hong Kong, yaitu Deripaska United Rusal. Dengan kepemilikan 47% saham, Deripaska sukses menjual saham di Hong Kong dan berhasil mengumpulkan US$ 2,2 miliar saat IPO dua tahun lalu.

Asal tahu saja, Deripaska merupakan, pengusaha terkaya ke 57 dunia versi Forbes. Ia tercatat memiliki kekayaan US$ 10,7 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×