kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,97   0,66   0.07%
  • EMAS1.343.000 -0,30%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

MIND ID Ingin Jadi Pemegang Saham Terbesar Vale Indonesia (INCO)


Minggu, 12 November 2023 / 16:41 WIB
MIND ID Ingin Jadi Pemegang Saham Terbesar Vale Indonesia (INCO)
ILUSTRASI. Karyawan mengenakan pakaian khusus saat melakukan pengecekan proses peleburan nikel di smelter milik PT VALE Indonesia di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Jumat (28/7/2023). Produksi utama PT VALE Indonesia Tbk yaitu nikel matte dengan kandungan nikel 76 - 80 persen, cobalt 1 persen, sulfur 20 persen serta materi lainnya. ANTARA FOTO/Jojon/Spt.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Holding industri pertambangan Indonesia, MIND ID menegaskan proses diskusi divestasi PT Vale Indonesia Tbk (INCO) masih terus berlangsung. 

Sekretaris Perusahaan MIND ID Heri Yusuf mengungkapkan, diskusi kini tengah dilakukan MIND ID dengan pemegang saham utama INCO lainnya, yaitu Vale Canada Ltd dan Sumito Metals and Mining Co. Ltd (SMM).

Heri menjelaskan, MIND ID menargetkan dapat menjadi pemegang saham terbesar INCO. 

Baca Juga: Perpanjangan Izin Tambang Akan Keluar, Smelter Vale (INCO) Harus Kelar dalam 3 Tahun

"Juga memberikan kewenangan dan pengaruh yang lebih tinggi untuk MIND ID dalam mengelola dan mengembangkan rencana investasi perusahaan kedepannya bersama pemegang saham utama lainnya," kata Heri kepada Kontan, Sabtu (11/10). 

Heri menambahkan, pihaknya tetap berkomitmen untuk memanfaatkan cadangan dan sumberdaya nikel nasional dan meneruskan investasi hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah dari rantai nilai nikel di dalam negeri. 

 

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan, Vale bakal melepaskan 14% sahamnya.

Baca Juga: Vale Sepakat Lepas Saham, MIND ID Bisa Kempit 34% Saham INCO

"Sudah diputuskan, dengan itu MIND ID bisa (memiliki) 34% dan itu mayoritas daripada yang lain," kata Arifin di Kementerian ESDM, Jumat (10/11).

Arifin mengungkapkan, nantinya MIND ID juga punya keuntungan yakni dapat mengisi posisi Komisaris Utama dan Direktur Utama di Vale Indonesia. Saat ini, proses diskusi untuk divestasi ini masih berkutat pada kesepakatan harga 14% saham tersebut.

"Sedang dibicarakan kedua pihak, yang penting harganya harus harga spesial untuk kita," tambah Arifin.

Arifin melanjutkan, proses divestasi ditargetkan tuntas pada tahun ini. Salah satu pertimbangannya yakni proses divestasi sudah berlangsung cukup lama.

Saat ini mayoritas saham Vale Indonesia masih dipegang Vale Canada Limited (VCL) dengan porsi kepemilikan saham 43,79%. 

Baca Juga: Ini Alasan Pemerintah Tak Ciutkan Lahan Vale Indonesia (INCO)

Dengan porsi kepemilikan tersebut, VCL saat ini masih menjadi entitas pengendali atas Vale Indonesia. Sementara itu, MIND ID saat ini memiliki kepemilikan 20%, sisanya dimiliki Sumitomo Metal Mining 15,03%, dan kepemilikan publik sebesar 21,18%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×