kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Mitra Angkasa Sejahtera bidik pertumbuhan penjualan 11% tahun ini


Senin, 02 Agustus 2021 / 09:59 WIB
Mitra Angkasa Sejahtera bidik pertumbuhan penjualan 11% tahun ini
ILUSTRASI. Mitra Angkasa Sejahtera sebut bisnis baut di Indonesia sangat potensial


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan distributor baut nasional, PT Mitra Angkasa Sejahtera (MAS) optimistis program vaksinasi  dan pemulihan ekonomi yang terus dilakukan pemerintah akan kembali menimbulkan gairah bisnis sehingga bisa menjadi salah satu pendorong kinerja perseroan.

Karena itu, Direktur Utama MAS Simon Hendiawan mengatakan, MAS membidik pertumbuhan penjualan di atas 11% pada tahun 2021?dibandingkan dengan setahun sebelumnya.

"Pelaksanaan vaksinasi dan pemulihan ekonomi yang terus gencar dilakukan tentunya pemerintah mendorong kita mulai pulih dari pandemi. Kami optimistis proyeksi tahun ini mulai kembali ke normal, bahkan lebih baik dibandingkan tahun 2020," ujar Simon dalam keterangannya, Senin (2/8).

Baca Juga: Bahan pokok industri manufaktur, bisnis baut dan mur sangat prospektif

Menurut Simon, meski pandemi Covid-19 menghantam seluruh sektor ekonomi saat ini, bisnis produk baut atau mur masih sangat potensial. Hal itu karena produk ini sangat dibutuhkan berbagai sektor, meski ukurannya kecil.

"Penerapan PPKM tidak menghentikan kegiatan bisnis mur dan baut dikarenakan termasuk kategori kritikal dan banyak terkait dengan industri, konstruksi, dan juga proyek vital nasional," ujar Simon.

Produk baut dan mur masuk dalam kategori fastener, dimana merupakan komponen penting dalam beragam industri seperti konstruksi bangunan dan manufaktur. Selain itu, diperlukan oleh sektor properti hingga infrastruktur yang dibutuhkan untuk puluhan ribu kegiatan ekonomi di Indonesia.

Simon menambahkan, produk baut dan mur merupakan industri yang unik dan kompleks. Sektor ini boleh dikatakan sebagai ‘bahan pokok’ bagi bidang industri manufaktur, konstruksi hingga industri gadget.

"Baut atau mur itu berfungsi untuk menyambungkan dan mengencangkan material yang cukup vital dalam kehidupan kita sehari-hari, jenisnya bermacam-macam ada sekitar 70 ribu jenis baut," papar Simon

Bisnis baut dan mur di Indonesia ujar Simon, sangat prospektif seiring dengan pembangunan infrastruktur yang digulirkan pemerintah maupun pembangunan properti yang digerakkan sektor swasta.

"Baut dan mur digunakan dari industri A sampai Z, mau industri yang paling simpel hingga industri besar yang rumit, baut boleh dikatakan sebagai sebuah kebutuhan pokok industri," terangnya.

Baca Juga: Bisnis baut dan mur di Indonesia masih potensial, ini alasannya

Menurut Simon, hingga saat ini permintaan (demand) baut di Indonesia masih lebih lebih tinggi dari pasokan.

Kebutuhan baut dewasa ini sangat bisa di temui di hampir segala bidang. Dan membuat baut dan mur menjadi salah satu investasi bisnis yang sangat menjanjikan dalam menopang pembangunan infrastruktur Indonesia bahkan di seluruh dunia.

"Permintaan lebih tinggi dari pada pasokan. Itu berarti potensi bisnisnya bagus sekali. Kami saja sampai saat ini kewalahan memenuhi permintaan pasar karena tingginya kebutuhan," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×