kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA) ingin memiliki rumah sakit khusus penyakit Kanker


Selasa, 09 Juli 2019 / 19:44 WIB


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) pihaknya punya keinginan untuk memiliki rumah sakit spesialis kanker. Hanya saja keterbatasan tenaga kerja dokter spesialis kanker jadi salah satu penghambat.

Investor Relations MIKA Aditya Wijaya menjelaskan, sejak awal MIKA memang didirikan sebagai rumah sakit umum. “Kanker bukan speciality kita, dan kita tidak punya spesialis juga di situ,” katanya kepada Kontan.co.id, Selasa (9/7).

Soal keinginan memiliki rumah sakit kanker, kata Aditya, MIKA sebetulnya berkeinginan. Hanya saja kendala di Indonesia adalah keterbatasan dokter kanker. “Kebanyakan dokter spesialis kanker pasti di rumah sakit pemerintah,” jelasnya.

Kanker sendiri termasuk penyakit katastropis yang bersanding dengan penyakit jantung dan diabetes. Catatan Kontan.co.id, Menteri Kesehatan (Menkes) RI Nila Moeloek menyebut ketiga penyakit itu menelan porsi hingga 20% dari anggaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan dalam satu tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×